Medan, (beritasumut.com) – Upaya Pemko Medan menciptakan Kota Medan bersih dari sampah sampai tampaknya baru sebatas slogan belaka. Pasalnya, sampai saat ini, sampah masih terlihat berserakan di berbagai penjuru Kota Medan. Seperti di Jalan Letda Sudjono dan kawasan Pasar Sukaramai, onggokan sampah berhari-hari tidak diangkut oleh Dinas Kebersihan Pemko Medan.
Padahal, segala fasilitas sudah diberikan kepada Dinas Kebersihan untuk menjadikan kota ini bersih dari sampah. Namun, keinginan Walikota Medan itu seolah tidak digubris Kepala Dinas Kebersihan Pardamean Siregar.
Belum lagi, onggokan sampah disepanjang Sungai Deli, tidak pernah diangkut Dinas Kebersihan. Padashal 10 unit sampan telah disediakan untuk mengangkut sampah yang mengapung di sepanjang sungai.
Menyikapi hal itu, Ketua Jaringan Informasi Publik Arief Budiman menyampaikan, apa yang didengung-dengungkan Pemko Medan agar Medan menjadi kota yang bebas sampah hanya isapan jempol belaka. Kalau memang benar Pemko Medan memiliki tekad bulat membuat Medan bebas sampah tidak terlalu sulit.
"Kalau memang ada niat dan keinginan yang kuat menjadikan Medan bebas dari sampah tidak begitu sulit. Apalagi segala fasilitas sudah tersedia dan tinggal mengerjakan saja. Akan tetapi, semua itu menjadi tidak berjalan karena mental para pejabat Pemko Medan. Mereka tidak lagi peduli terhadap program yang digulirkan Walikota Medan," kata Arief di Medan, Sumatera Utara, Jumat (01/02/2013).
Akibatnya, apapun upaya yang dilakukan Walikota Medan untuk membuat Medan menjadi kota bebas sampah terkesan isapan jempol saja. Oleh karena itu, dalam mengangkat kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, jangan hanya berdasarkan kedekatan dan bisikan pihak-pihak lain.
"Ke depan, Walikota Medan dalam mengangkat para pejabatnya harus lebih selektif lagi. Jangan mau hanya mendengarkan laporan asal bapak senag saja dari para pejabat. Ini demi untuk suksesnya pembangunan Medan selama kepemimpinannya," tandas Arief. (BS-001)