Medan, (bertasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Ketua IMI Sumatera Utara HM Isa Rajeck Shah, Asisten Kesmasy Drs Darussalam Pohan, Kadispora Drs Abdul Azizs, Kabag Humasy Budi hariono SSTP MAP menerima pengeliling Indonesia di Kantor Walikota Medan, Jala Maulana Lubis, Medan, Sumatera Utara, Rabu (23/01/2013).Lucky (33) adalah putra Makasar yang berdomisili di Pekanbaru melakukan pengelana berkeliling dari satu kota kesatu kota di Indonesia dengan menggunakan sepeda motor. Dia melakukan perjalanan berkeliling Indonesia sudah selama 5 tahun dalam perjalanan, selama ini telah banayk kota yang telah disinggahi mulai dari Pulau Jawa, Papua dan lainnya, tinggal Sumatera Utara dan Aceh yang belum dijelajahinya.Ketua IMI Sumut Ijeck mengatakan Lucky sudah beberapa hari ini di Kota Medan, dan nantinya akan melanjutkan perjalalannya ke Aceh dan Sumatera Utara, dimana sebelumnya dia telah berkeliling dari Jawa dan Papua.“Dia dalam perjalanan sudah selama lima tahun, hampir semua kota di Indonesia sudah dijelajahi, tinggal Sumatera Utara dan Aceh, “ ujar Ijeck.Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kesempatan itu mengungkapkan rasa bangganya, karena mampu berkelana dengan sepeda motor berkeliling Indoensia, mungkin dalam perjalanan tentunya banyak suka dan duka, semoga ini menjadi pengalaman. “ Bersyukurlah yang menerima adalah kepala daerah dan Ketua IMI Sumut, kita semua berharap semoga perjalanan ini berhasil dan sukses,” ujar RahudmanDi tempat yang sama Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis MM menerima kru Film Mutiara dari Danau Toba terdiri dari Manajer Produksi H Amirullah Harahap, dan artis Novida, Anggi Rahma Ulfa, Frisna Mariana Panjaitan, dan Amalia Siregar.Manajer Produksi H Amirullah Harahap menjelaskan film ini nantinya dalam bentuk DVD agar pesan dalam film ini nantinya cepat sampai kepada masyarakat, film ini mencerita kehidupan remaja dimana tujuannya dapat menghidupkan kembali kejayaan Danau Toba pada masa 15 tahun yang lalu, sedangkan shoting awalnya lebih banyak di Kota Medan, seperti di PDAM Tirtandi dan Istana Maimun, serta lokasi lainnya, dan ini merupakan film pertama.Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kesempatan itu mengatakan sangat komit terhadap kreatifitas anak-anak remaja, berbagai upaya dilakukan untuk mendorong kretifitas para remaja baik di bidang seni maupun olahraga, saat ini kita sudah merencanakan membangun balai kesenian, nantinya ini menjadi wadah tempat kumpulnya para seniman untuk meningkatkan kreatifitasnya. (BS-024)