Medan, (beritasumut.com) – Polresta Medan telah memeriksa 5 petugas Satpol PP Pemko Medan terkait kasus penyerangan Ketua DPC PDI Medan Hendry Jhon Hutagalung yang berbuntut pada pengrusakan Kantor Walikota Medan oleh puluhan kader PDIP, Senin (21/01/2013) kemarin.Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang yang ditemui di Kantor Walikota Medan, Jalan Maulan Lubis, Medan, Sumatera Utara, Selasa (22/01/2013) menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tersebut pihaknya akan melakukan pengembangan pada kasus bentrok yang berbuntut panjang ini.Ketua DPC PDIP Medan Hendry Jhon Hutagalung mengalami cidera di bagian kepala saat berusaha untuk memediasi eksekusi penertiban rumah warga di lapangan Cadika oleh Satpol PP pada Senin pagi kemarin.Sementara itu, 2 Anggota Satpol PP mengalami luka-luka bahkan seorangnya mengalami luka serius akibat aksi balasan ke Kantor Walikota Medan." Ya kita terus lakukan pengembangan dan sudah memeriksa 5 saksi dari Pemko (Satpol PP)," ujar Monang.Sementara itu, ratusan kader PDIP yang tadinya berencana melakukan aksi susulan ke Kantor Walikota Medan, membatalkan rencananya.Namun begitu setidaknya 350 personil kepolisian dan ratusan anggota Satpol PP disiagakan di Kantor Walikota Medan, lengkap dengan alat anti huru-hara, 1 unit water canon, dan 1 unit mobil pemadam kebakaran untuk mengantisipasi serangan susulan. Tidak hanya itu, Pemko Medan juga menyiagakan ratusan Kepala Lingkungan di Kantor Walikota Medan.Batal demo ke Kantor Walikota Medan, ratusan massa dari PDIP melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan, menuntut penyelesaian kasus korupsi yang menjerat Rahudman Harahap saat menjabat sebagai Sekda Kabupaten Tapanuli Selatan. (BS-035)