Beritasumut.com-PSMS Medan secara mengejutkan memecat pelatih Suharto AD. Bagi Suharto AD dipecat dari jabatan pelatih PSMS adalah hal yang pertama kali terjadi dalam karirnya. Namun pelatih berkepala plontos itu coba legowo.
SK pemececatan diterimanya saat rapat di Hotel Daksina, Kamis (9/6) lalu. Pelatih berlisensi C AFC ini mengatakan dirinya dianggap tak mampu memberikan prestasi bagi tim atau mendongkrak posisi PSMS di grup A ISC B. Namun dia menganggap hal itu biasa saja.
“Iya tak masalah saya mau dipecat atau enggak. Itu merupakan kewenangan mereka. Alasannya saat ini saya belum bisa membawa prestasi PSMS lebih baik lagi. Ya legawa saja lah,” ujarnya dilansir dari laman resmi portalkinantan.com.
Suharto memang baru pertama kali didepak dari skuad PSMS. Membesut PSMS sejak 2010, biasanya mantan pemain PSMS era 80 dan 90an ini selalu menggantikan posisi pelatih yang dipecat dan bertahan hingga akhir musim.
Dia membesut PSMS pada musim 2010 sampai 2013, vakum semusim dan sempat melatih Bintang Jaya pada awal 2015 sebelum ‘dibajak’ PSMS kembali. Dia berjasa mengantarkan PSMS menjadi juara Piala Kemerdekaan.
Sementara itu, terkait calon kuat pengganti kursi kepelatihan, pengurus masih enggan membeberkan. Namun Sabtu (11/06/2016), sejumlah calon pelatih telah diundang untuk memaparkan visi dan misinya. Nama–nama seperti Abdul Rahman Gurning, Ansyari Lubis, Sumardi dan M Halim diprediksi bakal hadir. Sedangkan pengumuman sekaligus serah terima SK pada 12 Juni mendatang. (BS02)