Beritasumut.com - Ketua Umum KONI Sumatera Utara (Sumut) Gus Irawan Pasaribu dalam sambutan yang dibacakan Ketua Harian KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, mengatakan pengurus FOPI Sumut baru dimasukkan menjadi anggota sejak 2015. Untuk menjadi anggota KONI minimal harus memiliki 10 Pengcab di daerah.
Walau Pengprov FOPI Sumut belum memiliki 10 kepengurusan pengcab, Jhon menilai secara khusus bahwa cabor ini pantas dimasukkan jadi anggota KONI, karena pentaque Sumut sendiri lahir di sekolah tinggi olahraga.
"Kami yakin bahwa mereka-mereka ini dapat mengembangkan olahraga petanque ini. Kita harap mereka tidak hanya memperbanyak anggota klub saja ke depan, tapi lebih banyak melahirkan prestasi-prestasi di tingkat nasional. Bahkan, Jika di laga eksibisi di PON 2016 nanti mereka mampu menyumbangkan medali, saya yakin cabor ini akan kita berangkatkan di PON 2020 Papua," katanya di Medan, Sabtu (16/1/2016).
KONI Sumut sangat menaruh harapan besar kepada pengurus yang dilantik untuk mendukung proses pembinaan atlet yang terprogram, berkesinambungan, sehingga menghasilkan atlet petanque yang mampu berbicara di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga berpesan, dalam mengurusi olahraga tidak hanya bermodalkan cinta, namun juga rela berkorban baik moril maupun materi untuk kemajuan cabor Petanque ke depan.
"Kami juga berharap kepada Pengprov FOPI Sumut Untuk memasyarakat olahraga baru ini dengan segala daya dan upaya sekaligus motivator bagi pecinta olahraga petanque di Sumut. Sehingga ke depan dapat mengharumkan nama Sumut di kancah nasional dan internasional," harapnya. (BS-030)