Beritasumut.com - Kepengurusan PSMS Medan dinilai plin-plan. Semula mereka memecat Andry Mahyar Matondang. Alasan pemecatan karena tak sejalan dalam organisasi. Bahkan, Andry telah membuat keputusan sendiri dalam pengangkatan wakil manajer.Pemberitahuan pemecatan disampaikan pada Kamis (7/1/2016). Hal dikuatkan dengan SK yang ditandatangani Ketua Umum PSMS Mahyono.Namun pada Jumat (8/1/2016), Andry Mahyar Matondang dikembalikan posisinya menjabat Manajer PSMS Medan.Keputusan itu disampaikan oleh Penanggung Jawab PSMS Freddy Hutabarat usai menggelar rapat pengurus di Mes PSMS Kebun Bunga, Jumat (8/1/2016) sore."Sesuai perintah Pembina Edi Rahmayadi hari ini (Jumat, 8/1/2016) dikembalikan seperti semula. Jadi Andry tetap menjalankan tugasnya seperti biasa," tegas Freddy pada wartawan.Freddy juga mengatakan untuk saat ini dirinya menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum PSMS. Justru peran dr Mahyono dibekukan sementara sebagai Ketua Umum PSMS ketua hingga Pembina PSMS Letjen Edi Rahmayadi ke Medan."Pembina juga menyuruh saya untuk mengambil alih sementara mengurus semua di manajemen dan pengurus PSMS hingga Panglima sampai di Medan. Jadi untuk sementara Mahyono dibekukan sebagai ketua hingga Pembina datang untuk membahas semuanya," katanya.Andry yang sudah diaktifkan kembali menjadi manajer tim, mengatakan bersedia kembali menjalankan perannya. Ia juga akan kembali mengaktifkan peran pendukungnya untuk membantu PSMS."Saya bersedia kembali menjadi manajer. Dalam artian semua perangkat dari wakil manajer hingga media officer aktif kembali," pungkasnya. (BS-030)