Beritasumut.com - SMA Negeri 15 Medan berhasil menjadi Juara Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Tingkat Sumatera Utara (Sumut) yang berakhir pada Jumat (18/12/2015) sore.
Pada final di Lapangan PPLP Sumut, tim asuhan pelatih Amrustian secara dramatis mengalahkan SMA Pancabudi Medan lewat adu penalti.
Final kategori SMA itu sendiri merupakan ulangan dari partai final LPI Medan pada awal Desember lalu yang juga dimenangkan SMAN 15. Namun partai kali ini jauh lebih ketat.
Pancabudi menguasai pertandingan sejak kick off. Namun upaya mereka di babak pertama dimentahkan tiang gawang atau berhasil dihadang penjaga gawang Hendra yang tampil gemilang di laga itu.
Pada babak kedua, Pancabudi langsung menggebrak. Lewat skema sepak pojok, M Usman Alfan berhasil membobol gawang SMA N 15 di menit 41.
Pancabudi terus menguasai permainan. Namun pada menit ke 63, mereka kecolongan lewat gol Denri Perdana Putra. Tak sampai disitu, selang dua menit, SMAN 15 berbalik unggul 2-1 setelah Maulana Akbar yang lepas dari jebakan offside berhasil menyundul masuk bola gawang Pancabudi.
Laga sepertinya akan dimenangkan SMAN 15. Sialnya, di menit terakhir injury time, Muhammad Arif berhasil menyamakan skor menjadi 2-2.
Pertarungan pun berlanjut ke adu penalti. Di sinilah keberuntungan plus ketangguhan penjaga gawang SMAN 15 menentukan hasil akhir. Dua tendangan awal SMA Pancabudi berhasil ditepis Hendra, sehingga adu penalti pun berakhir dengan skor 4-2.
Posisi ketiga katagori direbut Labuhanbatu Utara setelah mengatasi Deliserdang lewat adu penalti, 5-3.
Untuk katagori SMP, LPI tahun ini dimenangkan SMPN 1 Tanjungmorawa setelah di final mengalahkan SMPN 27 Medan. Posisi ketiga diraih Batu Bara.
Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi melalui Kadispora Baharuddin Siagian memuji para peserta yang antusias mengikuti even ini dengan sportif.
Kegiatan ini terlaksana berkat partisipasi dari kabupaten/kota yang di tengah keterbatasan mau membimbing anak-anak untuk mengikuti even ini.
"Setelah melihat pertandingan yang berlangsung dengan sportif, kita masih optimis, sepakbola Sumut ke depan lebih baik dari saat ini," ujarnya.
"Jadilah anak-anak yang bersih. Seorang olahragawan yang bebas dari narkoba dan bebas dari pornografi," ujarnya.
Dispora Sumut yang menjadi mediator pelaksanaan LPI juga secara swadaya memberikan piala dan hadiah uang pembinaan kepada para pemenang. (BS-030)