Rajamin Sirait SE Pimpin PGSI Sumut

Redaksi - Kamis, 17 Desember 2015 16:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122015/beritasumut_Rajamin-Sirait-SE-Pimpin-PGSI-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Rajamin Sirait SE pimpin PGSI Sumut.

Beritasumut.com - Setelah vakum 3 tahun, PGSI Sumatera Utara (Sumut) akhirnya memiliki pemimpin baru. Lewat Musyawarah Provinsi (Muspov), Rajamin Sirait SE terpilih sebagai Ketua Umum Periode 2015-2019.

Dalam Musprov yang digelar KONI Sumut selaku pemegang mandat dari PB PGSI, Kamis (17/12/2015), Rajamin terpilih secara aklamasi oleh 17 Pengcab yang hadir. Ke-17 Pengcab tersebut adalah Langkat, Tanjungbalai, Tobasa, Asahan, Tebingtinggi, Samosir, Sibolga, Tapteng, Dairi, Medan, Labuhanbatu, Karo, Pematangsiantar, Simalungun, Serdangbedagai, Tapanuli Utara, Deliserdang dan Humbanghasundutan.

"Mari kita mulai dengan kekuatan kebersamaan," ungkap Rajamin Sirait seusai terpilih.

Ketertarikannya untuk memimpin PGSI Sumut bermula dari kedatangan para pegiat gulat menemuinya beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu diungkapkan bahwa sudah lama gulat tidak ada pimpinannya. Walau prestasi ada, kalau tidak ada yang mengurus, lama-lama prestasi akan hilang.

Ia mengingatkan, mengurus olahraga itu bukan karena uang. Banyak orang berpengaruh memimpin olahraga, tapi tidak berjalan karena tidak ada hati untuk memimpin dan membina olahraga. 

"Sumut bangkit bukan karena uang tapi karena semangat dan kebersamaan," tegasnya.

Ketika menjadi Ketua Harian Forki Sumut, Rajamin mengakui bahwa organisasi itu dibangun bukan karena kekuatan ketuanya tapi dengan organ-organnya terutama atlet dan pelatih.

Ia juga menyatakan dukungan pada KONI Sumut agar ke depan menjadi KONI yang hebat. Ia prihatin karena bertahun-tahun, anggaran KONI sangat minim.

"Saya teringat pada PON 2004, KONI Kota Surabaya saja sudah punya anggaran Rp50 miliar sementara KONI Sumut dari dulu sampai sekarang anggarannya sangat minim," tuturnya.

Rajamin menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan KONI Sumut untuk membicarakan persiapan PON. Soal jadwal pelatda, try out dan apa target KONI serta bagaimana mencapainya.

Sebagai ketua terpilih, Rajamin Sirait menjadi ketua formatur. Ia dibantu Daslan Gultom (Deliserdang), Nasional Barus (Karo), Mangasi Simangunsong (Medan) dan H Sakiruddin SE MM (perwakilan Pengprov).

KONI Sumut melalui Sekretaris Umum Drs Chairul Azmi MPd mengharapkan gulat Sumut lebih baik. Karena sebagai sosok yang sudah lama berkecimpung di olahraga, Rajamin terbukti memiliki komitmen dan integritas.

"Mudah-mudahan ada perubahan. Minimal ada perubahan dalam pola pikir dan prilaku. Sehingga gulat yang sudah meloloskan 9 atlet bisa meraih medali pada PON mendatang," ucap Chairul Azmi. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Maret, Pelantikan PGSI Sumut

Olahraga

Rajamin Sirait Siapkan Pelatda Gulat

Olahraga

Atlet Gulat Harus Target Olimpiade

Olahraga

Masyarakat Gulat Sumut Menaruh Asa Pada Rajamin

Olahraga

Jelang Musprov PGSI Sumut, Rajamin Sirait Memimpin