Beritasumut.com - Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Utara (Sumut) Febry Dalimunthe menyiapkan bonus bagi para atlet panjat yang bisa meraih medali pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera di Bangka Belitung, 12-22 Nopember mendatang. Hal itu diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para atlet untuk bisa lolos ke PON 2016 dengan prestasi terbaik.
"Kalau bisa meraih medali, bonus akan kami keluarkan. Baik medali emas, perak maupun perunggu. Tapi kami berharap medali emas. Mudah-mudahan dari Porwil kita bisa bersaing di PON," ungkap Febry di hadapan para atlet, di Medan, Senin (9/11/2015).
Ia meminta para atlet Sumut berjuang semaksimal mungkin. Karena kini mereka bukan lagi membawa nama pribadi, tapi membawa nama Sumut.
"Pamit dan minta restu sama orang tua, supaya kalian berhasil," tegas Febry.
Pada multieven tersebut, Pengprov FPTI Sumut mempersiapkan tujuh atlet, yakni, lima putra dan dua putri. Mereka itu, adalah, Wahyu S, Rido Syahputra, Yan Riko, M Taufik dan Idham Aulia. Putrinya, Imelda Mariama dan Prestisela.
Sebagai persiapan, pemanjat tebing Sumut melakukan latihan di arena panjat tebing di komplek Stadion Mini, Jalan Pancing, Medan.
Febry mengakui, mengakui persaingan memburu medali cabang panjat tebing di Porwil Sumatera cukup ketat. Seluruh provinsi memiliki pemanjat handal.
"Kekuatan di Sumatera cukup merata. Mudah-mudahan para atlet punya motivasi dan kepercayaan diri yang tinggi, namun tetap rendah hati untuk bisa merebut medali," tegasnya.
Ketua FPTI Medan sekaligus pelatih/ofisial tim, Juned Iskandar mengungkapkan, panjat tebing memperebutkan 18 medali emas.
Di nomor speed saja ada 8 medali emas yang diperebutkan yakni dari katagori world record (4 emas/perorangan putra-putri dan beregu pa-pi), track (2 emas/perorangan pa-pi), Klasik (2 emas perorangan pa/pi).
Nomor Lead 5 medali emas yakni perorangan putra & putri, beregu putra & putri serta mix (campuran). Kemudian 5 emas nomor bolder perorangan putra & putri, beregu putra & putri serta campuran.
Namun Sumut tidak ikut di nomor beregu putri di katagori world record, lead dan bolder. Menurut Juned, peluang dapat emas ada di nomor speed.
"Kita punya atlet berpengalaman di berbagai even nasional seperti Wahyu S dan Rido S. Kita tidak muluk-muluk, namun kami tetap ingin tak mengecewakan," katanya. (BS-030)