Ada-ada Saja, Kantor KONI Disegel

Redaksi - Kamis, 05 November 2015 23:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112015/beritasumut_Ada-ada-Saja--Kantor-KONI-Disegel.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
galamedia
Kantor KONI Jabar disegel.

Beritasumut.com - Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat, disegel oleh Aliansi Rakyat Anti Narkoba dan Korupsi (Aranko). Penyegelan mengatasnamakan permintaan masyarakat itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap berbagai dugaan penyimpangan pengurus KONI.

Seperti dilaporkan Galamedia, hal ini disampaikan kordinator Aranko, Nurhadi kepada wartawan usai menyampaikan orasinya. Disebutkan Nurhadi beberapa dugaan penyelewengan KONI di antaranya KONI Jabar tidak menyelesaikan pertanggungjawaban dana hibah dari APBD yang bernilai ratusan miliar.

"Kinerja kepengurusan KONI Jabar harus dipertanyakan seperti LPJ kinerja dan keuangan periode 2010-2014, termasuk hibah APBD Rp367 miliar tak kunjung usai pertanggungjawabannya," kata Nurhadi di depan Kantor KONI Jabar, Kota Bandung, Kamis (5/11/2015).

Dikatakan Nurhadi, penyerapan anggaran KONI masih minim dibandingkan dengan suntikan dana miliaran rupiah dari pemerintah. Apalagi penyediaan barang dan jasa diduga tanpa melalui mekanisme yang benar.

Untuk itu, dalam upaya memasukan prestasi olahraga di Jabar, KONI Jabar harus mendapatkan pengawasan yang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pusat.

Selain dugaan penyimpangan dana yang dilakukan KONI, Nurhadi juga menyesalkan adanya oknum pejabat yang terjerat kasus narkoba oleh BNN.

"Ada pengurus yang terkena kasus narkoba. Kalau tidak dibersihkan dari sekarang mau kapan lagi. Kami dari Aranko ingin KONI ini dibersihkan. Bukan kita ingin menghambat PON, justru di sini lah kita mendukung Jabar ini menjadi ke satu," ujarnya. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait