Beritasumut.com - Pengurus Besar Institute Karate-Do Indonesia (Inkai), melantik Pengurus Inkai Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2015-2019, di Medan Club, Medan, Selasa (27/10/2015) malam.
Sekjen PB Inkai Machrup Elrick berharap para atlet Inkai dapat memberikan kontribusi prestasi bagi perguruan Inkai di daerah dan pusat, sekaligus bagi Forki, baik pada kejuaraan nasioanl maupun dunia.
"Kami sangat berharap para atlet Inkai baik yang ada di provinsi maupun pusat dapat memberikan kontribusi besar bagi Inkai daerah dan pusat. Namun juga bagi Forki Sumut maupun nasional pada kejuaraan internasional nantinya," harapnya.
Ke depan PB Inkai sudah menjadwalkan Kejurnas Inkai yang rencananya digelar pada awal Februari 2016 mendatang.
"Inkai Pusat akan menggelar Kejurnas Inkai pada awal Februari 2016 di Semarang. Karena itu kami berharap para atlet Inkai tiap-tiap daerah terus mempersiapkan diri untuk ambil bagian pada kejurnas tersebut," ucapnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Kejurnas Pra PON Karate di Sumut yang berjalan sangat nyaman dan kondusif tanpa terjadi konflik apapun. Hal itu berkat dedikasi pengurus Forki Sumut yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan tuan rumah kejurnas dengan baik.
Sementara itu, Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do (Forki) Sumut Rahmat Shah dalam sambutannya mengaku bangga bahwa Sumut selalu diperhitungkan dalam olahraga karate. Apalagi training centre atlet karate nasional di Sea Games 2005 lalu, pernah digelar di Sumut.
"Saya sangat bangga karena karateka Sumut sampai saat ini masih tetap diperhitungkan di kancah nasional. Apalagi terkhusus atlet Inkai tetap mendominasi raihan medali pada Kejuaraan Pra PON Karate 2015 kali ini," ucapnya.
Dikatakan Rahmat, pada kejurnas karate yang merupakan seleksi menuju PON, selain ajang bagi atlet untuk meraih medali, namun yang paling penting adalah menjaga citra pelaksanaan, perguruan dan Forki di Indonesia.
Terkait harapannya kepada kepengurusan Inkai Sumut di bawah kepemimpinan Zulkarnaen Purba, ia berpesan jika ingin menjadi pengurus yang sukses harus siap rela berkorban, baik materi, waktu, tenaga maupun pikiran.
"Jika ingin menjadi pengurus yang baik, harus punya sekretariat sendiri. Kemudian mess putera-puteri untuk TC juga harus ada," sarannya. (BS-030)