Beritasumut.com - Akhirnya perahu organisasi pencak silat Sumatera Utara (Sumut) terbelah dua. Itu setelah Dahliana dan Jhoni Walker Manik sama-sama mengklaim sebagai Ketua Umum Pengprov IPSI Sumut periode 2015-2019.
Jhoni Walker Manik mengklaim sebagai ketua umum setelah secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Sumatera Utara (Sumut) periode 2015-2019 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI Sumut, di Aula Doha Room Hotel Madani, Medan, Sabtu (24/10/2015) malam. Begitu pula di hari yang sama Dahliana secara aklamasi terpilih pada musprov yang berlangsung di Bumi Malaya Hotel, Medan.
Dualisme ini terjadi akibat kericuhan pada musprov di Bumi Malaya. Ada 11 kabupaten/kota dan perguruan memilih walk out dari arena musprov lantaran tak puas dengan panitia dan pimpinan sidang terutama dalam penetapan vouter. Panitia dan pimpinan sidang bersikeras menolak perguruan sebagai peserta karena aturan itu hanya berlaku di pusat. Sementara kubu Jhoni Walker Manik tetap ngootot supaya hak perguruan sama dengan pengcab kabupaten/kota.
Kemudian, mereka tak sekadar walk out, tapi menggelar musprovlub.
Dalam musprov yang dipimpin Ketua Sidang Ahmad Arif (Ketua Pengkot IPSI Medan), Wakil Ketua Abdul Gani Hutagalung (Sibolga) dan Sekretaris Amor Sormin (Samosir) serta dihadiri 17 Pengkab/Pengkot IPSI se-Sumut, pengurus IPSI Sumut, perguruan pencak silat historis Tapak Suci dan Pencak Silat Setia Hati Teratai (PSHT) serta perguruan nasional Satria Muda Indonesia (SMI) secara aklamasi memberi kepercayaan kepada Jhoni Walker Manik untuk memimpin IPSI Sumut periode empat tahun ke depan.
Selain menjadi Ketua Umum IPSI Sumut, Jhoni Walker juga ditetapkan sebagai ketua formatur bersama Ahmad Arif (Medan), Abdul Gani Hutagalung (Sibolga), Amor Sormin (Samosir), dan Gazali Pane (Binjai) untuk menyusun kepengurusan IPSI Sumut dengan waktu selambat-lambat satu bulan.
Usai musprov, Jhoni Walker Manik mengatakan, siap menjalankan program jangka panjang maupun jangka pendek yang telah ditetapkan nantinya, dan berterimakasih kepada seluruh peserta musprov yang telah mempercayai dirinya memimpin IPSI Sumut.
"Untuk langkah pertama, kita akan melakukan konsolidasi kepada seluruh Pengkab/Pengkot IPSI se-Sumut. Kemudian kita akan berangkat ke Kabupatan Nias untuk menyerahkan matras agar bisa digunakan untuk latihan. Kemudian ke daerah lain secara bergiliran," katanya.
Kemudian katanya, akan menyatukan seluruh perguruan pencak silat yang ada di Sumut sebagai upaya untuk mengangkat harkat martabat perguruan yang selama ini telah terzolimi. (BS-030)