Beritasumut.com - Suasana Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Utara (Sumut), di Hotel Bumi Malaya, Medan, Sabtu (24/10/2015) benar-benar tegang.
Di lantai 4 ruangan Hotel Bumi Malaya yang sempit, panitia menjaga ketat pintu masuk ke aula tempat acara. Siapapun yang tidak menggunakan id card dilarang masuk. Sehingga para perwakilan perguruan berkumpul di luar aula. Mereka sempat ingin menerobos masuk namun, panitia tetap tak membuka pintu masuk.
"Baru kali ini terjadi musyawarah organisasi olahraga sangat ketat dan tidak menunjukkan sportifitas," ungkap Mangasi Simbolon mantan juri silat.
Lain lagi teriakan Pesta Lumbangaol. Wasit silat itu menyebutkan panitia arogan. "Kami datang untuk pencak silat, kok tak dibolehkan masuk. Ini benar-benar mengecewakan," teriak Pesta.
Suasanapun semakin memanas ketika Kabid Olahraga Dispora Sumut Darwis Siregar yang mewakili Dispora Sumut tidak diperbolehkan masuk. Padahal kehadiran beliau memenuhi undangan untuk menghadiri acara tersebut. Dua kali Darwis Siregar ingin masuk namun tak juga bisa masuk.
"Heran juga kami, utusan Dispora Sumut pun tak boleh masuk, meski kami minta panitia untuk membukakan pintu," ujar Mangasi lagi.
Merasa tak dibolehkan masuk, utusan Dispora itu pun langsung meninggalkan acara tersebut.
"Saya pulang sajalah," kata Darwis meninggalkan hotel itu.
Panitia sempat memanggil utusan Dispora Sumut itu, namun beliau sudah keburu pulang. (BS-030)