Musprov IPSI Sumut, KONI Tak Ingin Terjadi Dualisme Kepengurusan

Redaksi - Sabtu, 24 Oktober 2015 22:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir102015/beritasumut_Musprov-IPSI-Sumut--KONI-Tak-Ingin-Terjadi-Dualisme-Kepengurusan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Musprov IPSI Sumut.

Beritasumut.com - Ketua Harian KONI Sumatera Utara (Sumut) John Ismadi Lubis tak ingin terjadi dualisme kepengurusan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) daerah ini. 

Hal itu disampaikannya menyusul aksi walk out dilakukan 11 Pengcab IPSI Kabupaten/Kota pada Musyawarah Provinsi (Musprov) di Medan, Sabtu (24/10/2015).

Ada 29 pengurus Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Pengkab/pengkot se Sumut hadir pada kegiatan Musyawarah Provinsi IPSI Sumut yang digelar pada 24-25 Oktober 2015.

"Tentu KONI Sumut sangat menyayangkan aksi walk out 11 Pengcab, seharusnya mereka mengedepankan persaudaraan, bukan perpecahan," kata John Ismadi Lubis.

11 pemilik suara dari Kabupaten/Kota walk out karena tak puas kepada panitia. Mereka menilai panitia melakukan kecurangan terutama pada penetapan vouter. 

"Dalam pemilihan tentu ada perbedaan ada riak-riak tapi apapun itu tujuannya untuk menyatukan. Maunya, kedua tokoh jangan sampai ikut memperkeruh suasana," ungkap John

Agenda Musprov IPSI memunculkan dua kandidat yakni ketua periode sebelumnya Dahliana dan tokoh lainnya Johny W Manik.

Menurut John, keduanya cukup pantas untuk jadi ketum. Namun jangan sampai suasana Musprov kisruh.

"Jangan sampai atlet jadi korban, apalagi pesilat Sumut mau berlaga di Porwil. Kita harus cipta kondusifitas agar atlet bisa konsentrasi hadapi multieven itu," katanya.

"Nah, kalau benar-benar terjadi dualisme, mau tak mau KONI akan ambil alih pembinaan. Kita mau atlet jadi korbannya," tegasnya.

Di lantai 4 hotel Bumi Malaya yang sempit, Musprov berlangsung dalam suasana tegang karena panitia menjaga ketat pintu masuk ke aula tempat acara. Siapapun yang tidak menggunakan id card dilarang masuk. Sehingga para perwakilan perguruan berkumpul di luar aula. Masalah muncul ketika perwakilan Dispora Sumut yang diundang menghadiri acara tersebut malah tidak diperbolehkan masuk.

"Baru kali ini terjadi musyawarah organisasi olahraga sangat ketat dan tidak menunjukkan sportifitas," ungkap salah seorang pecinta silat yang tidak diperbolehkan masuk. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Jhoni Walker Ingin Angkat Harkat dan Martabat Pencak Silat

Olahraga

Jhoni Walker dan Dahliana Sama-sama Klaim Ketua Umum, IPSI Sumut Terbelah Dua

Olahraga

Musprov IPSI Sumut, Duh! Utusan Dispora Tak Dibolehkan Masuk

Olahraga

Dahliana Bersyukur Pencak Silat Sudah Sumbang Emas di PON

Olahraga

Joni Walker Merasa Sengaja Dijegal Jadi Ketua Umum IPSI Sumut

Olahraga

11 Kabupaten/Kota Walk Out Dari Musprov IPSI Sumut