Tontowi/Liliyana Gagal Juara di Korea Terbuka 2015

Redaksi - Minggu, 20 September 2015 21:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092015/beritasumut_Tontowi-Liliyana-Gagal-Juara-di-Korea-Terbuka-2015.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
badmintonindonesia.org
Tontowi/Liliyana.

Beritasumut.com - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal mengikuti sukses ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari untuk mempersembahkan gelar juara di turnamen bulu tangkis Korea Terbuka 2015, Ahad(20/9/2015).

Dilansir Badminton Indonesia, diunggulkan di tempat kedua, Tontowi/Liliyana harus mengakui ketangguhan unggulan utama asal Cina, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Tontowi/Liliyana menyerah dalam dua game 16-21, 15-21.

Dengan demikian, Indonesia hanya membawa pulang satu gelar juara melalui Nitya/Greysia di ganda putri dari Terbuka. Sementara tuan rumah Korea Selatan dan Cina masing-masing meraih 2 gelar juara.

“Sebenarnya kami tadi ada peluang, cuma ya itu tadi, ketika sudah bisa leading kesusulnya gampang karena error. Kadang-kadang kami sudah menemukan pola permainan yang enak, tapi tiba-tiba bisa berubah sendiri, malah terbawa permainan lawan. Terutama bagian belakang, Owi beberapa kali sempat terpancing sama permainan lawan,” kata Liliyana.

Tertinggal di game pertama, Tontowi/Liliyana mencoba membalikkan keadaan di game kedua. Sayang, meski sempat unggul 8-5 dan 13-10, Tontowi/Liliyana akhirnya masih harus mengakui keunggulan Zhang/Zhao.

“Apalagi di game kedua, semakin banyak error. Kami sudah leading 13-10, tapi kehilangan poinnya mudah banget. Dan setelah posisi 15 sama, error di lapangan semakin banyak,” ungkap Liliyana mengevaluasi permainan mereka kali ini.

“Dalam permainan memang bisa saja salah, tapi kesalahan beruntun itu bisa membuat lawan semakin percaya diri lagi. Kesalahan beruntun kami terlalu gampang,” tambah Liliyana lagi.

Tontowi/Liliyana dan Zhang/Nan sebelumnya sudah enam belas kali berhadapan. Hingga kini, duet Zhang/Zhao masih unggul dengan 11-5 pada rekor pertemuan mereka. Zhang/Zhao juga mencatat kemenangan beruntun dari enam kali pertemuan terakhirnya.

“Beberapa kali pertemuan terakhir kami kalah dari mereka. Jadi di lapangan kadang ada pengaruhnya sedikit dari pikiran kami,” ujar Liliyana.

“Dari pelatih tadi juga ada evaluasi, kami terlalu terburu-buru. Bola yang seharusnya bisa diolah dulu, terlalu terburu-buru ingin dimatikan. Ini yang harus kami perbaiki kedepannya,” tambah Liliyana. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Libas Unggulan Cina, Tontowi/Liliyana ke Semifinal Korea Terbuka