Beritasumut.com - Tengah pekan ini kompetisi antar klub paling akbar di benua eropa Liga Champions mulai menggelar hajatnya. Salah satu duel sengit akan tersaji di group D saat Manchester City menjamu finalis Liga Champions musim lalu, Juventus di Etihad Stadium, Selasa(15/9/2015) atau Rabu (16/9/2015) dini hari WIB.
Pertemuan dua tim besar ini dengan nasib berbeda di awal musim. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan pertemuan mereka. Ya, nasib berbeda memang dialami kedua tim di awal musim ini. Bila Manchester City mampu mendominasi di lima laga awal Premier League dengan lima kemenangan dan tak pernah kebobolan, nasib berbeda dialami Juventus. Berstatus juara bertahan Serie A, Bianconeri justru terpuruk karena dua kekalahan dan sekali seri tanpa kemenangan di tiga laga awal Serie A.
Dikutip eurosport.com, dari tim tuan rumah Manchester City, anak asuh Manuel Pellegrini jelas ingin melanjutkan tren positif mereka di liga domestik itu berlanjut di Liga Champions saat bertemu Juventus. Kemenangan sendiri akan membuat target City untuk lolos ke babak knock out semakin besar.
Modal untuk mewujudkan target tiga poin ini dimiliki oleh The Citizens. Selain bermain di kandang sendiri, City juga bisa memainkan tim terbaiknya.
Nama-nama seperti Joe Hart, Vincent Kompany, Yaya Toure dan juga Raheem Sterling merupakan jaminan kekuatan City. Belum lagi nama Kevin de Bruyne dan Nicolas Otamendi yang baru didatangkan musim panas ini, akan membuat City semakin diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Minus Sergio Aguero yang masih belum bisa dipastikan bermain setelah cedera melawan Crystal Palace, dan juga David Silva yang cedera engkel ringan, skuat City musim ini lebih dari cukup untuk memberikan kesulitan bagi Bianconeri. Posisi Aguero sendiri bisa digantikan oleh Wilfried Bony ataupun Kevin de Bruyne yang pada pertandingan debutnya bermain baik di belakang Bony, sementara posisi David Silva bisa diserahkan kepada Samir Nasri.
Bagaimana dengan Juventus' Banyak sudah analisis yang membahas tentang hasil buruk dari juara empat edisi terakhir Serie A itu. Mulai dari kepergian para pemain andalan seperti Andrea Pirlo, Arturo Vidal hingga Carlos Tevez, hingga analisis yang menyebut Massimiliano Allegri belum bisa menyatukan pemain lama dengan pemain baru di tim Bianconeri.
Namun cerita berbeda bisa saja diukir oleh Paul Pogba dkk di Liga Champions. Berstatus sebagai runner up Liga Champions musim lalu, Bianconeri jelas ingin melanjutkan hasil mengejutkan musim lalu saat mereka menembus final.
Namun tugas itu tak akan mudah. Selain bermain di kandang lawan, Juventus juga kemungkinan besar tak akan diperkuat gelandang andalannya, Claudio Marchisio. Nama terakhir itu kembali bermasalah dengan ototnya setelah hanya bermain 45 menit lawan Chievo. Ironisnya, laga itu merupakan laga pertama Marchisio musim ini usai mengalami cedera.
Meskipun begitu Manchester City dipastikan tak akan menganggap enteng Si Nyonya Tua. Dalam skuat Juventus masih ada nama-nama seperti Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Patrice Evra, Hernanes dan juga pemain baru yang tengah bersinar, Paulo Dybala.
Finalis liga Champions musim lalu, Juventus sejauh ini masih tertatih-tatih karena belum merasakan memenangan di Liga Italia. Bahkan di laga terakhir Bianconeri nyaris kalah dengan Chievo dalam laga yang berkesudahan imbang 1-1. Menghadapi Manchester City duet Diybala dan Morata kemungkinan akan turun sejak menit awal pertandingan. Peluang JUventus memang sedikit berat, namun bisa di laga nanti skuat tempur Allegri tampil dalam peforma terbaiknya untuk meraih kemenangan di laga ini bukanlah hal yang mustahil meski harus berjuang dengan ekstra keras.
Sebagai pengawal sisi kanan pertahanan Bianconeri, Stephan Lichtsteiner bakal sering bentrok dengan Raheem Sterling, winger kiri The Eastlands. Ia memahami bahaya laten yang bisa dihadirkan sang bintang muda Inggris dan siap memastikan eks punggawa Liverpool itu tak dapat bergerak leluasa dalam pertandingan di Etihad nanti.
"Sterling pemain hebat, Anda jangan pernah memberikan terlalu banyak ruang karena dia amat cepat dan bagus dalam situasi satu lawan satu," ujar full-back Swiss itu kepada Tuttosport.
"Penting untuk terus mengawalnya sedekat mungkin."
"Sebagaimana yang telah kami pelajari, sama sekali tidak mudah bermain di Liga Champions. Saya rasa City memiliki tim yang dipersiapkan dengan baik untuk menjalani musim hebat, tapi dalam sepakbola tidak cukup hanya memiliki skuat hebat karena meraih kemenangan selalu sulit."
"Terlepas dari itu, City memiliki segala yang dibutuhkan untuk tampil baik."
Bagaimana dengan kans Juve sendiri setelah musim lalu sukses menembus final' "Mampukah Juventus mengulangi torehan di Eropa' Tentu dan kami harus meyakininya, tapi tahun ini jelas akan lebih sulit karena setelah final tahun lalu semua orang kini mengetahui tentang kami dan menanti kami," tutur Lichsteiner. (BS-030)