Beritasumut.com - Pelatih Kepala tim Ayam Kinantan PSMS Medan Suharto AD kesal dan kecewa dengan kepemimpinan wasit saat timnya bermain imbang 1-1 lawan Kalteng Putra dalam lanjutan pertandingan Grup A Piala Kemerdekaan di Stadion Teladan, Medan, Ahad (23/8/2015).
Menurutnya, wasit Nopendri telah banyak merugikan timnya. "Banyak kesalahan dibuat wasit, ini telah merugikan tim kami,” katanya dalam jumpa pers usai pertandingan itu.
Dalam pertandingan, Ahad sore itu, keputusan wasit dianggap tak menguntungkan. "Seharusnya kami dapat penalti. Tapi, wasit tak memberi. Baru kali ini saya menyorot wasit. Saya tak pernah mempersoalkan wasit setiap bawa tim apa pun,” ujarnya.
Melawan Kalteng Putra, PSMS melakukan tekanan tereutama di babak kedua. Dua puluh menit jelang laga beakhir, praktis permainan dikuasai Legimin Raharjo. Pemain Kalteng Putra sendiri sering membuat pelanggaran, namun acapkali lepas dari pantauan wasit.
"Beginilah sepak bola kita, wasit tetap menjadi masalah. Kalau begitu terus bagaimana sepak bola bisa maju,” katanya.
Walau begitu, Suharto AD tetap berharap semangat anak-anak didiknya tak mengendor karena di laga terakhir lawan Kwarta, PSMS harus menang agar lolos ke 8 Besar. PSMS masih di puncak klasemen dengan raihan delapan angka dari dua kemenangan dan dua kali seri. "Harus menang kalau mau lolos,” katanya. (BS-030)