Beritasumut.com - PSMS Medan tak ingin mengulangi hasil pertandingan saat melawan Lampung FC. Demi mengamankan tempat, menuju babak selanjutnya di Piala Kemerdekaan, mau tak mau, Ahad (23/8/2015) sore skuat Ayam Kinantan harus mengalahkan Kalteng Putra di Stadion Teladan, Medan.
Dengan tambahan tiga poin, Tambun Naibaho dkk akan mengantungi 10 poin. Dari perolehan poin, mereka meninggalkan kontestan lain di grup A. Positifnya, niat PSMS mengamankan tiga poin saat pertandingan nanti sangat tinggi. Kemenangan hanya menjadi tujuan akhir punggawa Ayam Kinantan dalam laga keempatnya di fase grup.
"Dalam hal sepakbola apapun bisa terjadi. Meskipun kemarin bermain seri dengan Lampung, kami pikir tidak mengurangi semangat pemain bertanding. Motivasi mereka untuk menang masih besar," ujar Suharto AD pelatih PSMS, Sabtu (22/8/2015).
Misi mengalahkan Kalteng Putra memang tak semudah membalikan kedua telapak tangan. Disana ada dua eks pemain yang pernah memperkuat PSMS Medan, yaitu Eko Prasetyo dan Edi Sibung. Selain itu grafik permainan yang diperagakan mereka semakin membaik.
"Ada beberapa hal penting yang kita peroleh saat bermain imbang dengan Lampung. Kita tak mau ini terulang lagi. Melawan Kalteng Putra, PSMS wajib menang," tegas Suharto AD.
Sementara itu, Kalteng Putra sendiri tak mau sesumbar dalam laganya dengan PSMS Medan. Pelatih Kalteng Putra, Eko Tamami mengatakan tidak menargetkan poin penuh melawan anak-anak Medan.
"Tak mau muluk-muluk bisa dapat poin tiga dari PSMS. Kita realistis saja karena saat ini memang PSMS lawan berat kita. Cukup dapat satu poin bisa membantu kita untuk membuka peluang ke fase berikutnya," bilang Eko kepada wartawan.
Mencuri satu poin bukan berarti Kalteng Putra akan bermain bertahan. Eko tetap menurunkan formasi terbaiknya dan memberikan perlawanan kepada tim besutan Suharto AD itu.
"Kita tetap menurunkan formasi yang terbaik. Kami tetap main terbuka dan mencoba main dari kaki ke kaki. Dan yang lebih penting kita bermain percaya diri saja lawan PSMS ini," pungkasnya. (BS-030)