Beritasumut.com - Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) PSSI Tanjungbalai untuk mengubah Pengcab (Pengurus Cabang) menjadi Asosiasi PSSI Tanjungbalai menuai tanda tanya. Pasalnya, Asprov PSSI Sumatera Utara menggelar muscablubnya di Medan, Sabtu (15/8/2015) mendatang.
"Kami dibuat bingung, kok muscablubnya di Medan, kenapa bukan di Tanjungbalai. Apa ada diatur dalam statuta gelaran muscab kabupaten/kota boleh dilaksanakan di kota lain," tanya Amansyah salah satu pengurus klub di Medan, Selasa (11/8/2015).
Mirisnya kata dia, peserta muscablub jadi membludak. Terdaftar ada 42 klub jadi peserta, padahal di Kota Kerang itu hanya 18 klub terdaftar dan mengikuti kompetisi.
"Ini kan aneh. Kami sudah berkoordinasi dengan Asosiasi PSSI Sumut, mereka tetap bertahan. Mereka pun tetap untuk menggelar muscablub di Medan,” katanya.
Sebenarnya, agenda muscablub sendiri sudah pernah dikumandangkan Asprov PSSI Sumut, Maret 2015 lalu. Ketika itu, Asprov PSSI Sumut mengeluarkan SK tentang pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) terhadap 23 kabupaten/kota. Keputusan itu menimbulkan polemik. Kemudian PSSI membatalkan keputusan Asprov PSSI Sumut tersebut, dengan alasan Asprov PSSI Sumut sendiri belum melakukan sosialisasi perubahan pengcab menjadi askot.
Dan sekarang Asprov PSSI Sumut mengagendakan perubahan nama dari Pengcab PSSI menjadi Asosiasi PSSI disesuaikan dengan statuta PSSI.
"Kami tak mempermasalahkan muscablubnya, kami menduga ada 'dalang' yang menginginkan agendanya dipindahkan ke Medan,” ujar Amansyah.
Rumor beredar, pindahnya gelaran muscablub karena didanai oleh salah satu calon Ketua Umum, yakni Tony. Beliau tak ingin agenda tersebut digagalkan calon lainnya.
"Informasinya begitu, kami akan mencari tahu dalangnya," ujarnya. (BS-030)