Alamak... Status Andry Mahyar Dipertanyakan

Redaksi - Rabu, 12 Agustus 2015 01:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082015/beritasumut_Alamak----Status-Andry-Mahyar-Dipertanyakan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Andry Mahyar Matondang (dua dari kanan) bersama Menpora RI Imam Nahrawi.

Beritasumut.com - Piala Kemerdekaan pekan depan atau 17 Agustus 2015 dimulai. Duel seru pun bakal terjadi dari klub-klub naungan tim Transisi termasuk "Ayam Kinantan" PSMS Medan. Namun, sebelum kick off Piala Kemerdekaan dimulai status Andry Mahyar Matondang sebagai Manajer PSMS Medan dipertanyakan.

Pasalnya, sampai sekarang kepengurusan PSMS diketuai dr Mahyono bersama sekretarisnya Drs Azam Nasution belum memberi restu terhadap Andry Mahyar sebagai manajer tim. 

"Saya heran, kok beliau (Andry Mahyar) menabalkan diri sebagai manajer tim. Dari mana SK nya, siapa yang merekomendasikan," tanya Azam Nasution, di Medan, Selasa (11/8/2015).

Sejak kepengurusan PSMS Medan versi RALB, Mei 2015 terbentuk, kepengurusan belum membicarakan dan membahas dalam rapat tentang keberadaan manajemen tim. Mereka disibukkan dengan agenda konsolidasi organisasi baik terhadap instansi pemerintah, KONI Sumut maupun PSSI Pusat. Itu tak lain untuk mendapat pengakuan resmi dari PSSI. Pasalnya, sampai sekarang PSSI masih mengakui PSMS versi Indra Sakti.

Sementara Andry Mahyar menjabat manajer tim bermula keikutsertaan PSMS pada Piala Pangdam I BB, April lalu. Sejak itu, dia meneruskan jabatannya sebagai manajer tim. Bahkan, setelah Piala Pangdam I BB, dia berani menegaskan Manajemen PSMS Medan tidak akan membubarkan tim meski kompetisi sepak bola profesional musim 2015 ditiadakan atau pemberlakuan sanksi yang diberikan FIFA kepada PSSI.

"Itu kan kepengurusan belum terbentuk. Sekarang kan sudah, otomatis manajemen sebelumnya bubar," tegasnya.

Pria yang terlalu mencintai sepak bola ini juga menyoroti keberadaan PT (perusahaan) klub PSMS yang didaftarkan pada tim Transisi dalam mengikuti Piala Kemerdekaan. 

"Di sepak bola saya punya pengalaman yang sangat, sangat banyak. Dengan pengalaman itu, kita bisa mengantisipasi hal-hal tak mengenakkan seperti ini. Seharusnya PT-nya manajemen tim dibentuk lewat rapat pengurus bukan diam-diam. Saya sendiri pun tidak tahu, kok bisa PSMS ikut Piala Kemerdekaan," katanya. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Laga Ujicoba, PS Kwarta U-17 Bungkam PSMS U-17

Olahraga

Metro Langkat Target Lolos Final DNC 2016

Olahraga

Tangani PSMS, Gurning Ubah Skema Bermain Dony F Siregar Cs

Olahraga

Pembersihan Jalan Sutomo dan Sekitarnya, Walikota Medan Amankan Gedung PSMS di Jalan Veteran

Olahraga

Aksi Gotong Royong Massal di Jalan Sutomo Dipimpin Walikota Medan

Olahraga

9 Maret, Kick Off Turnamen PSMS