Sofyan Tan: Sumut Harus Fokus Membina Cabor Unggulan

Redaksi - Senin, 11 Mei 2015 22:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052015/beritasumut_Sofyan-Tan--Sumut-Harus-Fokus-Membina-Cabor-Unggulan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Anggota Komisi X DPRRI Sofyan Tan dan Kadispora Sumut Baharuddin Siagian foto bersama.

Beritasumut.com - Anggota Komisi X DPRRI Sofyan Tan mendukung upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan KONI Sumatera Utara (Sumut) untuk memetakan cabang olahraga unggulan di setiap daerah. Selain lebih efisien, program pembinaan juga bisa lebih fokus dalam mencapai prestasi.

"Memang banyak cabor yang berkembang di Sumatera Utara. Tapi tidak mungkin semuanya ditangani karena hasilnya tidak akan maksimal," ungkap Sofyan Tan saat kunjungan kerja ke Kantor Dispora Sumut, Jalan Iskandar Muda, Medan, Senin (11/5/2015) petang.

Fokus pembinaan menurut Ketua Umum Perbasi (basket) Sumut itu tentu terkait dengan anggaran dan sarana prasarana. Jika suatu daerah telah ditentukan cabor unggulannya, maka sarana terkait cabor tersebut sajalah yang dilengkapi.

Kriteria penentuan cabor unggulan bisa saja ditentukan dari faktor sejarah. Misalnya, Sumut selalu menjadi sentra lahirnya pemain sepakbola handal. Basket pernah jaya di era 70-80an, begitu juga dengan renang, polo air, hoki, tinju, karate dan lainnya.

Kadispora Sumut Baharuddin Siagian kembali menyampaikan bagaimana Kabupatem Karo berhasil menjadi juara umum kedua Porprov Sumut berkat begitu banyak medali yang mereka raih dari cabor atletik dan gulat.

Untuk itu, perlu dilakukan mapping di kabupaten/kota agar nantinya kabupaten kota memiliki prioritas untuk menggalakkan olahraga yang potensi di kawasan masing-masing.

Hadir dalam kesempatan itu Mesnan selaku Kabid Pembinaan Prestasi KONI Sumut, perwakilan KNPI Mora Batubara dan Perwakilan National Paralympic Committe (NPC).

Mesnan menyampaikan keluhan soal terbatasnya dana KONI Tahun 2015. Padahal, tahun ini digelar Porwil dan Kejurnas Pra PON, sangat menentukan prestasi Sumut di PON 2016.

Sofyan Tan mengakui dana olahraga dan pemuda secara nasional sangat minim. Karena itu, ia hadir ke langsung ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara untuk menyerap kebutuhan dan masukan untuk peningkatan anggaran di masa mendatang.

Ia mengungkap ada 2 bantuan yang akan disalurkan ke Sumut. Pertama pembangunan 5 lapangan di pedesaan sebagai bagian dari program pemerintah 1000 lapangan di seribu desa. Bukan hanya lapangan sepakbola.

Kedua, ada anggaran senilai Rp2 miliar untuk rehabilitasi GOR mini. "Saya masih cari-cari gedung mana yang pantas direhab dengan anggaran Rp2 miliar," ungkap Pemuda Pelopor Tahun 1990 Bidang Kesetiakawanan Sosial itu. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Olahraga

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Olahraga

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Olahraga

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Olahraga

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama

Olahraga

Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi