Malaysia Masters 2015

Praveen-Debby Tantang Joachim-Christina

Redaksi - Minggu, 18 Januari 2015 00:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_Praveen-Debby-Tantang-Joachim-Christina.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Praveen/Debby Tantang Joachim/Christina. (badmintonindonesia.org)
Beritasumut.com – Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto menantang ganda Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen difinal turnamen Yonex Sunrise Malaysia Masters 2015 di Stadium Perpaduan Kuching, Malaysia, Ahad (18/1/2015)."Game pertama kami sempat kewalahan karena mereka mainnnya narik-narik bola ke belakang terus. Kami tidak dapat mempercepat tempo permainan," kata Debby di Malaysia tentang babak semifinal yang berlangsung Sabtu (17/1/2015), seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).Praveen/Debby menundukkan sesama pasangan Indonesia Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja dalam babak semifinal selama 58 menit dengan skor 19-21, 21-10, dan 21-18.Debby mengaku bersama Praveen memaksakan pasangan Edi/Gloria untuk mempercepat tempo pertandingan pada game kedua dan ketiga.Upaya pasangan unggulan kedua itu untuk mempercepat tempo permainan diakui pasangan Edi/Gloria yang juga sesama ganda campuran Pelatnas PBSI Cipayung Jakarta."Pada game pertama kami dapat menampilkan permainan dengan baik. Tapi, pada game kedua dan ketiga mereka mencuri awalan untuk mempercepat tempo permainan sehingga kami terbawa gaya permainan mereka," kata Edi.Praveen/Debby menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masuk babak final turnamen Grand Prix Gold berhadiah total 120 ribu dolar AS itu.Ganda putra Indonesia Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi gagal ke babak final setelah kalah dari pasangan Jepang Kenta Kazuno/Kazushi Yamada pada pertandingan semifinal selama 46 menit dengan skor 17-21, 21-14, dan 18-21.Pada ganda putri, Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta juga tidak dapat melanjutkan babak final setelah laju mereka dihentikan pasangan Denmark Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl pada semifinal dengan skor 12-21 dan 21-23. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait