Beritasumut.com – Mantan pengurus Forki Sumatera Utara (Sumut) Effendi Simanullang, mengatakan kondisi Forki Medan naungan Palti Simanjuntak sudah baik dan tidak ada yang perlu dipersoalkan. Dia juga melihat Forki Medan sudah oke dalam melakukan pembinaan dan Prestasi yang bagus."Prestasi dan pembinaan sudah jalan. Banyak prestasi dihasilkan karateka binaan Forki Medan naungan Palti Simanjuntak, kok ada muscab dibuat Forki Sumut," kata Effendi Simanullang di Medan, Selasa (13/1/2015).Effendi kecewa, Pengprov Forki Sumut sudah mengobok-obok. Pembinaan yang dibuat Forki Medan yang sudah tertata rapi itu akan terganggu. "Saya mengingatkan kepada Pengprov Forki Sumut agar Asrul Beni Harahap yang terpilih sebagai ketua Forki Medan versi Forki Sumut dibatalkan karena ini sudah kontroversi," ujarnya.Sebelumnya, Asrul Beni Harahap terpilih secara aklamasi memimpin Forki Kota Medan Periode 2015-2019. Dia terpilih pada muscab yang dihadiri 14 Pengcab perguruan karate se-Kota Medan dari 19 pengcab perguruan karate yang ada, Ahad (11/1/2015)."Pengprov telah membuat kekacauan. Mereka semena-mena dan telah melanggar AD/RT," katanya Manullang.Menurutnya, dalam aturan main yang diatur AD/RT, Pengprov jika ingin "merampok" harus membekukan pengcab dengan menetapkan karataker. Dan itu diatur dalam pasal 14 ayat 3 AD/RT Forki."Pengprov telah merusak pembinaan," ujarnya.Sementara, Pengcab Forki Medan naungan Palti Simanjuntak tak bergemirng. Dia tetap melaksanakan Musyawarah Cabang Forki Medan yang akan dilangsungkan di Hotel Polonia, Medan, Ahad (18/1/2015).Muscab tersebut sesuai dengan tugas Forki Kota Medan yang akan membuat kegiatan terakhir di masa kepengurusan. "Kami melaksanakan muscab ini sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Apalagi dalam muscab ini dilengkapi dengan pertanggungjawaban yang akan disampaikan kepada seluruh peserta muscab," ucapnya.Palti tak habis pikir, ada pengurus pengcab dari Kabupaten Batu Bara di Sumatera Utara ikut mencampuri Forki Medan. "Padahal, kepengurusan Forki Batu Bara sendiri tak beres. Ada apa ini," katanya. (BS-030)