Pelatih PSMS Legirin Tagih Gaji

Redaksi - Selasa, 06 Januari 2015 13:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_Pelatih-PSMS-Legirin-Tagih-Gaji.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Legirin. (Ist)
Beritasumut.com - Badai dualisme kembali melanda PSMS Medan. Bedanya, jika sebelumnya terjadi dualisme kepengurusan, kali ini malah muncul dualisme manajemen tim. Munculnya dua manajemen tersebut berawal dari Nota Tugas No: 2/PSMS/I/K/2015 yang dikeluarkan Ketua Umum PSMS Indra Sakti Harahap.   Isi nota tugas itu menunjuk Ahmad Rivai sebagai manajer tim dan diberi tugas mempersiapkan tim menghadapi Divisi Utama 2015. Anehnya, penunjukan manajer baru itu justru di saat manajemen lama masih dalam status aktif dan sah. Alhasil, dualisme manajemen pun tidak terhindarkan di tubuh PSMS yang menyebabkan permasalahan baru.    Parahnya, dualisme manajemen tersebut nyaris saja memicu bentrokan antarmanajemen saat dua tim Ayam Kinantan dari dua manajemen yang berbeda sama-sama menggelar latihan di Stadion Kebun Bunga Medan, Senin (5/1/2015) kemarin."Enak saja mau bentuk tim baru, yang lama saja gajinya belum dibayar. Gitulah kalau manusia yang tidak mengerti berorganisasi! Buat keputusan seenaknya saja tanpa mengikuti aturan yang ada dalam organisasi," kata Legirin di Medan, Selasa (6/1/2015).            Legirin mengatakan seharusnya ketua umum sadar, bahwa selama ini manajemen sudah berusaha habis-habisan mempertahankan tim ini."Indra Sakti itu banci dan tidak pantas menjadi ketua di klub sebesar PSMS! Cocoknya jadi ketua di SSB saja. Kalau memang mau bentuk manajemen baru, bayar dululah gaji kami, bukan seenaknya saja dibiar-biarkan seperti ini," tegasnya.         Sementara, CEO PSMS Sunardi A, mengaku bersama beberapa anggota manajemen telah melakukan rapat membahas pembentukan manajemen baru. Dalam rapat tersebut, pihaknya meminta Ketua Umum PSMS Indra Sakti Harahap, segera membatalkan nota tugas manajemen baru karena dianggap ilegal."Kalau dia (Indra Sakti) mengerti pasti pembentukan manajemen baru ini tidak dilakukan karena tidak ada dasarnya. Ini kan berarti dia bertindak semena-mena, karena pembentukan itu diputuskan sepihak tanpa adanya mekanisme rapat dengan pengurus lainnya," tegasnya. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Olahraga

Drama Kartu Merah dan Kontroversi, PSMS Tumbang 1-2 vs Bekasi City

Olahraga

Rekor Kandang Bekasi City Dipertaruhkan, PSMS Siap Curi Poin

Olahraga

Daftar Peraih Penghargaan Individu dan Tim Liga 2 2024/2025

Olahraga

PSIM Promosi ke Liga 1, Tantang Bhayangkara FC di Final Liga 2

Olahraga

Sriwijaya FC Bertahan di Liga 2 Usai Menang 1-0 Atas PSMS Medan