Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas Walikota Medan Dzulmi Eldin membuka Kejuaraan Judo Internasional Walikota Medan Cup 2013 di Grand Paladium Mall, Jalan Maulana Lubis, Medan, Sabtu (22/6/2013). Kejuaran yang digelar untuk menyambut Hari Jadi ke 423 Kota Medan ini, diharapkan dapat merangsang masyarakat, khususnya anak-anak muda untuk lebih mengenal dan mencintai olahraga judo sehingga terjauhkan dari dampak buruk narkoba.
“Selain itu dengan digelarnya even ini diharapkan juga dapat meningkatkan prestasi para atlet judo, khususnya Kota Medan. Dengan demikian mereka dapat mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional maupun internasional,” kata Eldin yang hadir didampingi Sekda Syaiful Bahri Lubis beserta sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan.
Menurut Eldin, guna membangkitkan dan menggairahkan kembali olahraga judo di tengah masyarakat tentunya harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Untuk itu perlu mewujudkan judo maupun cabang olahraga lainnya sebagai gaya hidup. Sebab, berolahraga akan membuat hidup jadi lebih sehat, gembira dan bekerja jadi lebih produktif.
Atas dasar itulah dia sangat mengapresiasi ide cerdas panitia dengan menggelar even judo berkelas internasional di mall. Diharapkannya, metode ini dapat merangsang minat anak-anak dan seluruh kalangan masyarakat untuk lebih mengenal lebih jauh olahraga bela diri asal Jepang tersebut. Apalagi even ini diikuti peserta yang berasal dari sejumlah negara seperti Jepang, Australia, Belanda, Singapura, Malaysia dan Amerika Serikat.
“Saya berharap kehadiran atlet dari sejumlah negara ini dapat dijadikan momen yang sebaik-baiknya bagi para judoka asal Kota Medan dan Sumatera untuk menimba ilmu sekaligus menambah pengalaman. Dengan begitu judoka-judoka kita semakin maju dan berkembang pada masa mendatang. Terutama, peningkatan perolehan mendali Sumatera Utara di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang akan berlangsung di Jawa Barat Tahun 2016,” harapnya.
Sementara itu Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang untuk Medan Yuji Hamada mengatakan, judo yang merupakan olahraga bela diri asal Jepang kini telah mendunia sama halnya seperti pencak silat, taekwondo dan wushu. Menurut Hamada, Indonesia merupakan negara terbesar di dunia yang mencintai olahraga bela diri. Hal ini tidak terlepas dari jumlah penduduknya yang cukup banyak. Karenanya, dia sangat menyambut digelarnya even judo internasional memperebutkan Piala Walikota Medan ini.
“Melalui even ini dapat terjadinya pertukaran budaya. Apalagi dalam acara pembukaan diisi dengan penampilan seni dan budaya dari beberapa daerah di Indonesia, termasuk Jepang. Di samping itu even ini juga mempertandingkan kelas untuk anak-anak. Ini sangat bagus sekali, sebab olahraga judo ini telah dikenalkan sejak dini. Semoga akan lahir judoka-judoka tangguh dan berprestasi dari Kota Medan,” ungkapnya.
Melihat tingginya animo warga Indonesia, khususnya Kota Medan terhadap olahraga bela diri, termasuk judo, kata Hamada, membuat pemerintah Jepang telah banyak memberikan bantuan melalui Japan Foundation (JICA) seperti matras dan baju judo serta mengirimkan judoka-judoka berprestasi untuk belajar judo ke Jepang. Dengan bantuan yang diberikan itu, judo semakin berkembang di Indonesia, khususnya Kota Medan.
Sebelumnya Ruri Prihatini Lubis selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan, sebelum kejuaraan judo internasional ini digelar, pihaknya telah melaksanakan seminar dan workshop judo yang diberikan langsung pelatih nasional judo asal Jepang yakni Mr Tsuaro Sengoku. Diharapkannya semua materi yang diberikan pria yang menyandang Dan VIII judo itu dapat memberikan ilmu berharga demi kemajuan para judoka di tanah air, khususnya Kota Medan.
Selain diikuti peserta dari sejumlah negara, jelas Ruri, even ini juga diikuti judoka dari Kota Medan, Bandung, Jambi, DKI Jakarta, Aceh dan Sumatera Barat . Dia mengaku sengaja memilih mall sebagai lokasi pertandingan guna mengenalkan lebih jauh judo kepada masyarakat. “Semoga warga Sumatera Utara, khususnya Kota Medan semakin tertarik untuk mencintai judo. Jika tertarik, silahkan mendaftarkan diri di Pandepokan Judo Sumatera Utara Jalan Gaharu Medan tanpa biaya,” paparnya.
Acara pembukaan turut dihadiri Kapolresta Medan AKBP Nikco Afinta Karo-karo, Ketua Harian Pengprov PJSI Sumut Bayu Fadlan, Ketua KONI Medan Zulhifzi Lubis dan pelatih judo nasional Tsuaro Sengoku. Sebagai juri dihadirkan sejumlah juri berpengalaman, termasuk dua wasit berkelas internasional yakni Mahendra dan Josep. (BS-024)