Pematang Siantar, (beritasumut.com) – Gashuku dan ujian kenaikan sabuk Kushin Ryu Karate-Do Indonesia Dojo Khusus Korem 022/Pantai Timur merupakan salah satu upaya pembinaan satuan dan salah satu proses dari pembelajaran beladiri perguruan karate, sekaligus sebagai tolak ukur untuk melihat sampai sejauh mana hasil latihan yang dilaksanakan selama ini.
Hal ini dikatakan Kasipersrem 022/PT Letkol Arh Sudi Warsito pada acara ujian kenaikan sabuk Kushin Ryu Karate-Do Indonesia Dojo Khusus Korem 022/PT di Aula Makorem 022/PT, Jalan Asahan Km 3,5, Pematang Siantar, Sumatera Utara, Jumat (01/03/2013).
Selanjutnya Letkol Arh Sudi Warsito mengatakan, beladiri merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki setiap prajurit. Karate merupakan olah raga yang membutuhkan kecepatan berpikir dan bertindak serta ketahanan fisik. Perpaduan ketiga karakter ini akan membentuk para prajurit menjadi prajurit yang memiliki postur yang ideal dan kondisi fisik yang prima.
Kapenrem 022/PT Mayor Caj Drs Prinaldi usai pelaksanaan kenaikan sabuk tersebut mengatakan, ujian kenaikan sabuk ini diikuti sebanyak 115 orang peserta dan 3 orang tim penguji yaitu Letkol Arh Sudi Warsito (Dan 3), Letda Arh Liston Situmeang (Dan 1) dan Letda Inf B Panjaitan (Dan 1). Ujian kenaikan sabuk ini terdiri dari sabuk putih ke kuning 15 orang, sabuk kuning ke hijau 80 orang dan sabuk hijau ke biru 20 orang.
Lebih lanjut dikatakan Mayor Caj Drs Prinaldi, adapun materi yang diujikan dalam kenaikan sabuk tersebut antara lain meliputi gerakan dasar (Kihon), Ippong Komite, Kata Pinan 1-4, Juyetszu dan Komite yang masing-masing gerakan dinilai oleh tim penguji. (BS-001)