Rugikan Pasien, RS Swasta yang Lakukan Transfusi Darah Harus Ditertibkan

Redaksi - Minggu, 31 Juli 2016 18:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Rugikan-Pasien--RS-Swasta-yang-Lakukan-Transfusi-Darah-Harus-Ditertibkan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
Kantong darah

Beritasumut.com-Sejumlah Rumah Sakit (RS) Swasta di Medan yang terbukti telah melakukan transfusi darah harus ditertibkan.Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Padiyan Adi Siregar, Minggu (31/07/2016). Menurutnya, hal tersebut selain dilarang, juga sangat merugikan pasien yang juga merupakan konsumen."Kita merokemendasikanlah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagi RS yang melanggar supaya ditertibkan," ungkapnya.

Untuk itu, Padiyan meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk meningkatkan pengawasannya. Sebab, hal ini dinilainya perlu, agar dapat membatasi peluang bagi RS yang ingin meraup keuntungan dari bisnis darah."Jika ada RS yang sampai melakukannya, berarti pengawasan pemerintah terhadapnya lemah dan perlu dipertanyakan," sebutnya.

Namun Padiyan berpendapat, seandainya dalam situasi darurat (emergency), transfusi darah yang dilakukan oleh RS swasta dinilainya masih wajar. Meskipun begitu menurut dia, hal itu juga harus dikordinasikan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dan RS pemerintah."Tetapi PMI juga harus bisa menyediakan stok darah. Jangan sampai seperti kejadian yang sudah-sudah, ada masyarakat yang sampai mengeluhkan kosongnya ketersediaan darah," terangnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Azwan Hakmi Lubis mengaku, sejauh ini pihaknya belum ada mendapatkan keluhan atau mengetahui adanya RS swasta yang melakukan transfusi darah sendiri.

Namun menurutnya, jika betul sampai ada RS yang sampai melakukan hal tersebut, maka dirinya akan melihat terlebih dahulu seperti apa kasusnya yang terjadi."Kita belum tau soal itu. Tapi jika betul kita harus melihat dulu bagaimana kasusnya," ujarnya singkat.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSUP H Adam Malik Belum Temukan Pasien Parkinsonis Terinfeksi HIV

Kesehatan

RS Sari Mutiara Akui Kantongi Izin Praktik Transfusi Darah

Kesehatan

Wakil Presiden:Praktik Jual Beli Darah di RS Swasta Sangat Berbahaya

Kesehatan

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern

Kesehatan

Resmikan Markas PMI di Medan, Wapres Minta Beropersi 24 Jam

Kesehatan

Jumat Besok, Rumah Sakit USU Gelar Pemeriksaan EKG Gratis