Diabetes Mellitus, Penyakit Paling Banyak Ditangani RSUD dr Pirngadi Medan

Redaksi - Kamis, 28 Juli 2016 17:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Diabetes-Mellitus--Penyakit-Paling-Banyak-Ditangani-RSUD-dr-Pirngadi-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
RSUD dr Pirngadi Medan

Beritasumut.com-Sepanjang bulan Januari hingga April 2016, tercatat 3.714 pasien datang ke RSUD dr Pirngadi Medan mengeluhkan sakit diabetes mellitus. Jumlah penyakit tersebut merupakan yang terbesar yang ada di RSUD dr Pirngadi Medan. "Dari 10 besar penyakit yang ada di sini, keluhan terbanyak adalah penyakit diabetes mellitus. Jumlah kunjungan pasien yang melakukan rawat jalan selama 4 bulan mencapai 3.714," ujar Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Edison Perangin-angin, Kamis (2/07/2016).

Edison menyebutkan, pada bulan Januari lalu jumlah pasien yang mengeluhkan penyakit ini di RS Pirngadi mencapai 993 kunjungan. Selanjutnya pada Februari 848 kunjungan, Maret 954 kunjungan, dan April 919 kunjungan."Itu masih jumlah kunjungan rawat jalan saja. Sementara untuk pasien rawat inap, selama 4 bulan itu mencapai 325 pasien," jelasnya.

Terpisah, dokter spesialis penyakit dalam Dr Bastanta Tarigan, SpPD-KEMD menyebutkan, dalam kurun waktu belakangan, jumlah masyarakat yang mengeluhkan penyakit diabetes semakin meningkat. Ia mengatakan, tak hanya pada mereka yang berusia dewasa di atas 40 tahun, untuk anak muda penderitanya juga semakin meningkat."Jumlahnya semakin meningkat, meski masih lebih di dominasi oleh pasien di atas 40 tahun," terangnya.

Penyakit tersebut jelas Bastanta, disebabkan oleh prilaku hidup yang tidak sehat. Hal ini dikarenakan gaya hidup masyarakat yang gemar mengkonsumsi makanan cepat saji, dan kurangnya berolah raga."Padahal, dengan penyakit diabetes ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih berat seperti jantung, stroke, ginjal dan infeksi pada kaki," jelasnya.

Jika sudah terkena penyakit diabetes, sambung Bastanta, maka penderitanya terpaksa harus mengkonsumsi obat sepanjang hidupnya. Untuk itu, dari pada sampai terkena, ia menyarankan agar masyarakat dapat menghindarinya."Untuk pencegahannya hanya dengan melakukan pola hidup yang sehat. Yakni dengan rajin berolah raga dan jangan makan berlebihan (secukupnya)," pungkasnya.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSUP H Adam Malik Belum Temukan Pasien Parkinsonis Terinfeksi HIV

Kesehatan

Rugikan Pasien, RS Swasta yang Lakukan Transfusi Darah Harus Ditertibkan

Kesehatan

Jumat Besok, Rumah Sakit USU Gelar Pemeriksaan EKG Gratis

Kesehatan

‪RSUP Adam Malik Yakin Pasien Tak Ada Gunakan BPJS Kesehatan Palsu

Kesehatan

Urus Kartu BPJS Kesehatan Jangan Melalui Calo

Kesehatan

RS Pirngadi Akui Belum Terima Surat Edaran Larangan Bermain Game