Masyarakat Hanya Perlu Pelayanan Baik Dibandingkan Akreditasi

Redaksi - Selasa, 14 Juni 2016 21:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062016/beritasumut_Masyarakat-Hanya-Perlu-Pelayanan-Baik-Dibandingkan-Akreditasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ist
RS Pirngadi Medan

Beritasumut.com-Bagi sebagian besar masyarakat, berobat ke Rumah Sakit (RS) tidak memandang apakah RS yang didatangi sudah terakreditasi ataupun belum. Yang diinginkan masyarakat adalah pelayanan terbaik saat ke RS tersebut.

"Untuk apa akreditasi kalau masih antri sampai tiga jam untuk mendapatkan obat. Yang perlu adalah pelayanannya bagus," ujar Adi (50) warga Tembung, saat antri mengambil obat di ruang tunggu RS Pirngadi, Selasa (14/06/2016).

Senada dengan Adi, beberapa pasien di rumah sakit milik Pemko Medan itu juga mengeluhkan soal pelayanan. Seperti yang disampaikan Ana, saat menjaga anaknya yang dirawat di salah satu ruangan di lantai tiga."Perawatnya juga ramahlah. Itu yang kita inginkan sebagai pasien," sebutnya.

Terpisah, pengamat kesehatan dr Umar Zein SpPD KPTI mengatakan, untuk akreditasi itu ada standard yang harus dipenuhi. Namun, pelayanan yang bagus sebenarnya tidak hanya tergantung akreditasi. "Cuma sekarang karena ada standard seperti SDM, pelayanan, sarana dan prasarana yang haru dipenuhi. Kalau masyarakat, yang perlu pelayanan, bukan akreditasi seperti dari sisi pelayanan SDM dan petugas lainnya," ujar Umar.

Menurutnya, pelayanan rumah sakit tidak hanya menyangkut dokter, petugas medis tetapi juga dari sisi keamanan, parkir dan lainnya. Ia mencontohkan rumah sakit di Malaysia, pelayanan non medis mereka unggul seperti menjemput pasien di bandara, mudahnya tempat untuk ronsen, adanya petugas yang mengantar.

"Masyarakat yang kesana, mungkin tidak tau rumah sakit itu sudah akreditasi. Jadi, pelayanan non medis menunjang betul, seperti mencari antrian, tidak lama menunggu obat, kalau disini bisa setengah hari untuk berobat jalan, Diperlukan suatu sistim dan sdm nya untuk memperpendek waktu yang diperlukan," katanya.

Jadi, menurut Umar lagi, sebenarnya akreditasi tidak serta merta memperbaiki pelayanan. Namun, ada faktor lain yaitu faktor non medis yaitu mudah mendapatkan tempat parkir, mudah mendapatkan info kemana kalau harus melakukan pemeriksaan sampai pengobatan. Juga faktor cleaning service, security."Jadi, tidak hanya faktor medis saja," tukasnya.

Karenanya, Umar berharap, adanya keseimbangan pelayanan medis dan non medis. "Akreditasi ok, satu syarat bagi rumah sakit.Hakikatnya, pelayanan itu memenuhi kebutuhan masyarakat dan petugas kesehatan," tandasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSUP Adam Malik Kekurangan Tenaga Perawat

Kesehatan

‪RSUP Adam Malik Yakin Pasien Tak Ada Gunakan BPJS Kesehatan Palsu

Kesehatan

Urus Kartu BPJS Kesehatan Jangan Melalui Calo

Kesehatan

Dirut Baru RSUP Adam Malik Optimis Raih Akreditasi JCI 2017 Nanti

Kesehatan

RSUP Adam Malik Diharap Kemenkes Raih Akreditasi JCI, 2017 Nanti

Kesehatan

Pelanggaran Pelayanan Publik, Ombudsman Buka Layanan Pengaduan Call dan SMS Center