Beritasumut.com-Penyakit asma bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia. Dokter Spesialis Paru, dr Andhika Kesuma Putra menjelaskan, asma merupakan peradangan kronik yang umum terjadi pada saluran nafas.
Untuk pengobatan, Dr Andhika mengungkapkan bahwa obat hirup lebih baik dibandingkan dengan obat yang dimakan atau diminum.Bronkodilator inhalasi, obat hirup yang melapangkan direkomendasikan untuk pelega jangka pendek. Pada pasien yang mendapatkan serangan sesekali, tidak diperlukan obat lain.
Jika penyakitnya ringan namun persisten (terjadi serangan lebih dari dua kali dalam seminggu), maka disarankan menggunakan kortikosteroid hirup dosis rendah. Bagi pasien yang mendapatkan serangan setiap hari, disarankan menggunakan kortikosteroid hirup dengan dosis yang lebih tinggi.
“Namun secara umum yang dianjurkan adalah obat-obat hirup, bukan obat makan. Di sini kadang masyarakat entah darimana dapat informasi bahwa obat-obat hirup membuat ketergantungan, inilah pendapat atau pemahaman yang keliru. Justru pengobatan inilah yang sangat direkomendasikan, sebab keefektifannya bisa segera dirasakan pasien," tandasnya.(BS02)