Beritasumut.com-Hampir sepekan umat muslim melaksanakan ibadah puasa. Selama kurun waktu tersebut, banyak di antara kita yang merasakan lemas sehingga menurunkan produktifitas pekerjaan sehari-hari. Sebagian beranggapan, agar tidak lemas, timbul kebiasaan makan sahur yang banyak.
Bukan itu saja, banyak juga yang makan berlebihan saat berbuka, kurang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, tidur seharian sampai tidak berolahraga. Akibatnya, tanpa disadari berat badan terus meningkat dan kondisi tubuh menjadi kurang fit.
Dr Benny Satria menganjurkan, sebaiknya kurangi makanan yang berlemak, dan karbohidrat tinggi, namun perbanyak makanan mengandung protein. Pasalnya, makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat, lebih cepat diserap dalam tubuh, antara waktu 2-3 jam setelah makan, dibandingkan protein yang terdapat pada daging, susu, telur, tempe, dan lainnya, bisa 4-6 jam kemudian baru dicerna.
“Sehingga, bila lebih banyak konsumsi makanan yang mengandung lemak serta karbohidrat, tentu akan lebih cepat lapar. Karena di dalam pankreas itu ada zat insulin yang berfungsi menetralkan kadar gula dalam darah. Sedangkan protein, biasanya sudah masuk tidak langsung dicerna, melainkan mengembang dahulu,” terangnya. (BS02)