Para Orangtua, Jangan Lupakan Imunisasi Pada Anak

Redaksi - Jumat, 27 Mei 2016 23:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Para-Orangtua--Jangan-Lupakan-Imunisasi-Pada-Anak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ilustrasi
Imunisasi pada anak

Beritasumut.com-Pemberian imunisasi pada anak mampu mencegah berbagai penyakit seperti polio atau wabah penyakit lainnya. Karena itulah, orangtua diharapkan untuk tidak melupakan pemberian imunisasi.

Menurut dr Lily Rahmawati selakuk staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), di Indonesia pada tahun 2005-2006 pernah terjadi wabah polio yang menyebabkan 305 anak lumpuh secara permanen. Hal itu terjadi akibat banyak anak yang tidak di imunisasi polio.

"Namun setelah digencarkan imunisasi polio, cakupannya menjadi meningkat. Sampai sekarang tidak ada lagi ditemukan kasus polio baru," ujarnya, Jumat (27/05/2016).

Berdasarkan banyak penelitian di berbagai negara kata Lily, membuktikan dengan meningkatkan cakupan imunisasi, maka penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi berkurang secara signifikan."Oleh karena itu, saat ini program imunisasi dilakukan terus menerus di banyak negara. Semua negara berusaha meningkatkan cakupan agar lebih dari 90%," jelasnya.

Masih berdasarkan penelitian yang dilakukan, sambungnya, bayi dan balita yang tidak diimunisasi lengkap, maka tidak akan mempunyai kekebalan spesifik yang optimal terhadap penyakit menular berbahaya. Sehingga membuat anak mudah tertular penyakit berat, menularkan ke anak-anak lain, menyebar luas, terjadi wabah, hingga menyebabkan banyak kematian dan cacat.

Bila vaksin dimasukkan kedalam tubuh, lanjurnya, maka akan merangsang pembentukan kekebalan spesifik (antibodi) terhadap kuman, virus atau racun kuman. Karena setelah antibodi terbentuk, maka tubuh mempunyai kekuatan melawan kuman yang masuk ketubuh."Sehingga bekerja lebih cepat, efektif dan efisien untuk mencegah penularan penyakit yang berbahaya," ucapnya.

Hal itu, sebutnya, Sudah terbukti di beberapa negara Asia, Afrika dan di Indonesia. Wabah polio tahun 2005-2006 di Sukabumi karena banyak bayi balita tidak diimunisasi polio, dalam beberapa bulan virus polio menyebar cepat ke Banten, Lampung, Madura, sampai Aceh, menyebabkan 305 anak lumpuh permanen.

Kemudian terjadi wabah difteri dari Jawa Timur tahun 2009-2011 menyebar ke Kalimantan Timur, Selatan, Tengah, Barat, DKI Jakarta, menyebabkan 816 anak harus di rawat di rumah sakit. Di sini 54 meninggal, terutama yang imunisasinya belum lengkap atau belum pernah imunisasi.

"Kemudian ada lagi terjadi wabah campak di Jawa Tengah dan Jawa Barat pada tahun 2009-2011 mengakibatkan 5.818 anak di rawat di rumah sakit, 16 anak meninggal, terutama yang tidak diimunisasi campak," paparnya.

Jadi katanya, imunisasi itu memang sangat penting." Marilah kita cegah penularan penyakit, wabah, sakit berat, cacat dan kematian bayi dan balita dengan memberikan imunisasi dasar lengkap, untuk membangun generasi penerus Indonesia yang sehat dan sejahtera," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, dr RR Surjantini sebelumnya mengharapkan agar seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara (Sumut) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk terus berkomitmen dalam mencegah penyakit pada anak melalui imunisasi. Tak hanya itu, keduanya juga diminta untuk dapat melakukan edukasi kepada masyarakat.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Imunisasi Nasional Rotavirus, Sumut Targetkan 111.331 Bayi

Kesehatan

Imunisasi Polio Putaran II Kembali Digelar Mulai 15 Mei 2023

Kesehatan

Melihat Strategi dan Komitmen Bobby Nasution, Capaian Imunisasi Polio Lebihi Target

Kesehatan

Capaian Sub PIN di 21 Puskesmas di Medan Capai Target 95 Persen

Kesehatan

Capaian Imunisasi Polio Sumut Masih 70,1 Persen

Kesehatan

Capai Target Imunisasi Polio, Walikota Medan: Dinas Kesehatan dan Kecamatan Harus Berkolaborasi