Dinkes Asahan Temukan 3 Jenis Nyamuk Anopheles

- Sabtu, 23 April 2016 18:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Dinkes-Asahan-Temukan-3-Jenis-Nyamuk-Anopheles.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/Ilustrasi
Malaria
Beritasumut.com-Melalui survei longitudinal vektor malaria, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan menemukan tiga jenis nyamuk anopheles yang dapat mengakibatkan penyakit malaria pada manusia.

 

Kepala Dinkes Asahan dr Hidayat melalui Kepala Seksi Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Safrin Hutahean menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei tentang perkembangan nyamuk dengan cara menangkap sekitar 100 nyamuk di daerah endemis malaria yakni di Kecamatan Sei Kepayang Timur.Dan ditemukan 3 jenis nyamuk anopheles."Jenis nyamuk anopheles ada 200 jenis dan kita temukan baru tiga jenis di rumah warga dan di kandang lembu," ujarnya dilansir dari laman asahankab.go.id.

 

Safrin menyebutkan penangkapan nyamuk anopheles tersebut menggunakan alat respirator berbentuk tabung dengan cara menyedot nyamuk yang menjadi target.Penangkapan dilakukan dalam satu jam sekali di delapan titik Kecamatan Sei Kepayang Timur.Dan kemudian nyamuk dibawa ke pihak Dinkes Provinsi Sumatera Utara untuk diteliti.

 

"Kegiatan survei ini sudah tiga bulan berjalan dilakukan.Dan diseluruh Indonesia ada 16 Provinsi yang melakukanya.Asahan ditunjuk Provinsi Sumut sebagai survei perkembangan nyamuk anopheles," ungkap Safrin.

 

Penangkapan nyamuk anopheles ini bertujuan untuk melihat ketahanan nyamuk terhadap lingkungan, meneliti perkembangan biaknya, pola hidup dan hal-hal lainya."Nyamuk malaria ini diketahui mulai melakukan perubahan, maka itu kita mau menelitinya," pungkasnya.(BS02)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Dinkes Asahan Waspadai Penyebaran Malaria di Daerah Pesisir

Kesehatan

Kesadaran Masyarakat di Asahan untuk ber-KB Rendah

Kesehatan

Setiap Hari, 42 Bayi Lahir di Asahan

Kesehatan

Pasien Suspect Ebola Yang Meninggal Ternyata Sakit Malaria Berat