Awas, Gangguan Tiroid Berakibat Fatal

- Senin, 18 April 2016 17:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Awas--Gangguan-Tiroid-Berakibat-Fatal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/Ilustrasi
Kelenjar Tiroid
Beritasumut.com-Tiroid merupakan nama kelenjar yang terletak di leher, tepat dibawah jakun. Berbentuk kelenjar kecil dengan diameter sekitar 5 cm. Kedua bagian tiroid dihubungkan oleh ismus, sehingga bentuknya menyerupai huruf H atau dasi kupu-kupu. Pada keadaan normal, kelenjar tiroid tidak terlihat dan hampir tidak teraba, tetapi bila membesar, dokter dapat merabanya dengan mudah dan suatu benjolan bisa tampak dibawah atau di samping jakun.

Adanya gangguan pembengkakan pada kelenjar tiroid menjadi salah satu kasus kesehatan yang serius di dunia. World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar 750 juta jiwa penduduk dunia mengalami gangguan tiroid, bahkan jumlahnya melebihi prevalensi diabetes. Hasil survey Intercontinental Marketing Services (IMS) Health menyatakan bahwa gangguan tiroid mempengaruhi 1,7 juta orang di Asia Tenggara.

Indonesia sendiri berada di peringkat tertinggi di Asia Tenggara dalam hal gangguan tiroid. Meski demikian, di Sumatera Utara (Sumut) belum ada penelitian terkhusus tentang berapa persentase jumlah masyarakat yang mengalami gangguan tiroid. dr Mardianto SpPD KEMD mengatakan "Minimnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit gangguan tiroid itu yang menyebabkan bertambahnya jumlah penderita gangguan tiroid. Kita lihat dari jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit Adam Malik, masalah tiroid terus mengalami peningkatan setiap tahunnya."

Kelenjar Tiroid berfungsi sebagai pengendali utama metabolisme tubuh dan berperan penting dalam kesehatan tubuh. Jika dibiarkan terjadi gangguan kelenjar ini sudah pasti akan mengganggu aktifitas.

"Kalau tiroid dibiarkan lama membengkak, akan berdampak pada organ jantung baik tiroid hyper ataupun hypro," ujar Mardianto usai acara Roadshow dokter bertema "Good Doctor For the Great Health : Seminar on Managing Thyroid Disorders, Sabtu (16/04/2016) di Medan.

Adapun gejala orang yang mengalami gangguan tiroid hyper yaitu tidak tahan panas, berkeringat, selera makan tinggi namun berat badan berkurang, kurus, jantung berdebar debar, hyper aktif, terjadi pembesaran leher dan meningkatnya metabolisme. Sedangkan gejala hypro tiroid yaitu metabolisme turun, tidak tahan dingin, dan gerakan tubuh lambat.

"Yang penting, lakukan pemeriksaan laboratorium. Tiroid pada skala kecil tidak berbahaya, tetapi mengganggu aktifitas. Tujuan pengobatan untuk menormalkan hormon, bisa dengan obat obatan, operasi atau abrasi," katanya. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RS Adam Malik Bekali Faskes Se-Kota Medan dengan Aplikasi SIHAKA untuk Skrining Hipotiroid Kongenital pada Bayi

Kesehatan

Gangguan Tiroid Memengaruhi Kualitas Hidup

Kesehatan

Penderita Tiroid Terus Meningkat karena Ketidaktahuan