Subuh Ingatkan Semua Golongan Dukung Individu dengan Spektrum Autisme

- Rabu, 13 April 2016 23:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Subuh-Ingatkan-Semua-Golongan-Dukung-Individu-dengan-Spektrum-Autisme-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut/Ilustrasi
Kementerian Kesehatan RI
Beritasumut.com-Di dalam masyarakat terdapat sekelompok anak yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya, yaitu anak-anak dengan kebutuhan khusus yang disebut anak dengan gangguan spektrum Autistik (GSA) atau lebih sering disebut anak autisme.

Pemberian pemahaman kepada masyarakat melalui pendekatan keluarga agar dapat mengenali dan mendeteksi anak dengan GSA sedini mungkin bertujuan agar individu dengan spektrum autisme dapat memperoleh dukungan dan hak untuk mendapatkan penanganan khusus yang dibutuhkan dengan sebaik-baiknya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidupnya di kemudian hari, diterima masyarakat dan diapresiasi oleh lingkungannya.

Demikian pernyataan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr H M Subuh MPPM, saat membuka lokakarya dalam rangka Hari Autisme Sedunia tahun 2016 dengan tema Kenali dan Deteksi Dini Individu dengan Spektrum Autisme Melalui Pendekatan Keluarga untuk Tingkatkan Kualitas Hidupnya di Kantor Kemenkes RI Jakarta (13/4/2016).Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati setiap tanggal 2 April setiap tahunnya.

"Keluarga yang memiliki anak dengan spektrum Autisme mengalami berbagai penyesuaian dalam kehidupannya, mulai dari tingginya biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan tidak mudah mendapatkan tempat pendidikan yang sesuai," tutur Subuh seperti dilansir dari situs resmi depkes.go.id.

Individu dengan GSA merupakan salah satu dari lima jenis Gangguan Perkembangan Pervasif atau Pervasive Development Disorder. Tidak mendengar atau memandang mata saat diajak berkomunikasi merupakan tanda pengenal disamping variasi gejala lain, seperti komunikasi yang sulit dimengerti, emosi yang tidak stabil dan perilaku yang tidak biasa."Tanda-tanda tersebut menyebabkan disabilitas dalam bersosialisasi dan fungsi aktivitas harian," ujar Subuh.

"Kepada semua golongan, yakni masyarakat, jajaran pemerintahan, instansi pendidikan, dan kesehatan serta lembaga swadaya masyarakat yang terkait untuk dapat memberikan dukungan kepada saudara kita, individu dengan autisme sehingga bisa meningkatkan kualitas hidupnya melalui beberapa pendekatan," pungkasnya. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Pramono Janji Akan Terbitkan Pergub Beri Ruang Anak Idap Autisme

Kesehatan

DPR Dukung Program Pembangunan Kawasan Perbatasan di Papua

Kesehatan

Soal Isu Keumatan, PKS Gandeng Ormas Islam Terlibat dalam RUU Prolegnas 2016

Kesehatan

Hari Aspirasi, Implementasi Visi Pejuang Politik PKS di Parlemen

Kesehatan

4 Prodi Unimed Kembali Raih Akreditasi A

Kesehatan

Jelang Idul Adha, Tingginya Kebutuhan Sapi dan Kambing Perlu Diantisipasi