Awas, Jangan Tidur Lewat Jam 10 Malam

- Sabtu, 02 April 2016 00:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042016/beritasumut_Awas--Jangan-Tidur-Lewat-Jam-10-Malam-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com - Ini menjadi peringatan bagi kaum remaja untuk lebih perhatian dalam menjaga kesehatan, terutama yang berkaitan dengan pola tidur sehari-hari. Pasalnya, remaja yang tidur larut malam akan meningkat kemungkinannya mengidap depresi dan memiliki keinginan bunuh diri.

Sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti di Columbia University dan dimuat dalam jurnal Sleep membuktikan hal ini.Remaja yang menepati jadwal tidur pada pukul 10 malam atau sebelumnya lebih kecil kemungkinannya mengidap depresi dan memiliki pikiran bunuh diri dibandingkan teman sebayanya yang tidur sampai larut malam.

Para peneliti mensurvei 15.000 orang anak kelas 7 - 12 bersama dengan orangtuanya. Hasilnya menemukan bahwa sebanyak 54% remaja mengaku tidur pada pukul 10 malam atau lebih dini jika esoknya bersekolah. Sebanyak 21% remaja baru tidur pada pukul 11 malam dan 25% sisanya baru tidur pada tengah malam atau lebih larut lagi.Remaja-remaja ini juga diminta untuk mengisi kuesioner depresi dan ditanya apakah pernah berpikir serius tentang keinginan untuk melakukan bunuh diri sepanjang tahun lalu.

Para peneliti menemukan bahwa waktu tidur yang ditetapkan oleh orangtua sama pentingnya dengan jumlah jam tidur yang dimiliki oleh anaknya.Anak-anak yang baru tidur pada tengah malam atau lebih larut lagi memiliki kemungkinan 24% lebih tinggi mengalami depresi dan 20% lebih mungkin memiliki keinginan bunuh diri dibandingkan remaja yang sudah tidur pada jam 10 malam atau lebih dini.

"Penting bagi semua remaja untuk mendapat aturan jam tidur yang ketat. Sebaiknya remaja mulai diminta mematikan semua peralatan elektronik setengah jam sebelum berangkat ke tempat tidur. Jangan tempatkan TV di kamar atau menyalakan ponsel ketika tidur," kata dokter anak, Dr Sue Hubbard seperti dilansir Chicago Tribune.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa ada kaitan antara depresi dan kurang tidur. Selalu ada pertanyaan apakah insomnia yang menyebabkan depresi atau kurang tidur yang menyebabkan depresi.Ternyata penelitian ini menemukan bahwa kurang tidur saja sudah cukup dapat meningkatkan risiko depresi dan bunuh diri pada remaja.(BS02-Dt)


Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Kelurahan Pulo Brayan Bengkel Baru Sukses Optimalkan Pemanfaatan Lahan Tidur

Kesehatan

Sawah Wisata Salah Satu Upaya Menjaga Lahan

Kesehatan

Perawat RSUD Deli Serdang Tidur, Selang Oksigen Lepas, Melda Sari Lubis Akhirnya Meninggal

Kesehatan

Pemkab Nisel Biayai Pembukaan Lahan Tidur Rp 200 Juta per Kecamatan

Kesehatan

Trotoar Tambahan di Jalan Suprapto Ganggu Pengendara

Kesehatan

Warga Kampung Aur Keluhkan Polisi Tidur yang Terlalu Tinggi