Beritasumut.com - Ribuan warga yang bermukim di Kelurahan Titi Papan dan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, kini bernafas lega. Pasalnya, persoalan sulitnya mendapatkan air bersih dan sehat yang selama ini dikeluhkan warga akhirnya teratasi menyusul diresmikannya Fasilitas Pengolahan Air Sehat Anugrah di Jalan Platina Gang Sahabat, Lingkungan IX, Kelurahan Titi Papan oleh Penjabat Walikota Medan Randiman Tarigan, Senin (15/2/2016).Pengoperasian pengolahan air sehat hasil kerja sama Waha Mitra Indonesia dengan Grundfos ini, sangat membantu warga sekitarnya. Sebab, air yang dihasilkan sangat layak konsumsi dan sesuai sesuai dengan standar World Health Organization (WHO) karena telah melalui proses klorinasi. Artinya, klorin yang diberikan berguna untuk membunuh kuman/bakteri yang ada di dalam air. Dengan demikian begitu keran air dibuka, warga bisa langsung meminumnya.Randiman sangat mengapresiasi atas dioperasikannya Fasilitas Pengolahan Air Sehat Anugrah ini. Air sehat dan layak konsumsi merupakan kebutuhan hidup bagi masyarakat, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah yang kesulitan mendapatkan air sehat seperti di Kelurahan Titi Papan dan Kota Bangun tersebut. "Kualitas air yang kurang sehat sangat berpengaruh dengan kesehatan warga," kata Randiman.Diungkapkan Randiman, Kecamatan Medan Deli menjadi fokus perhatian Pemko Medan, khususnya terkait dengan program perbaikan dan peningkatan kualitas kawasan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, diakuinya masih terdapat dua kelurahan yang relatif memiliki kawasan kumuh lebih luas dibanding dengan daerah lainnya yaitu Kelurahan Mabar seluar 2,3 hektar dan Kelurahan Kota Bangun seluas 3,5 hektar.Atas dasar itulah Randiman mengucapkan terima kasih kepada Waha Mitra Indonesia yang sudah merancang program sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penyediaan air sehat ini akan memberikan dampak peningkatan kualitas kesehatan masyarakat."Apabila masyarakat sehat akan lahir generasi-generasi yang cerdas, sehingga tidak tertutup kemungkinan dari wilayah ini nantinya akan muncul calon pemimpin yang cerdas dan tangguh," harapnya.Secara kualitas pelayanan air minum di Kota Medan bilang Randiman, sudah cukup baik dan hampir 90 %. Meski demikian masih ada pekerjaan rumah untuk menuntaskannya menjadi 100%. Dia yakin itu tidak sulit jika dikerjakan bersama-sama. Apalagi saat ini merupakan era partisipatif, artinya siapa saja berhak ikut serta dalam proses pembangunan seperti yang telah dilakukan Waha Mitra Indonesia dengan menyediakan Fasilitas Pengelolaan Air Sehat Anugrah.Pembangunan Fasilitas Pengelolaan Air Sehat Anugrah ini hasil gagasan Anggota DPRD Medan Landen Marbun. Ketika melakukan reses beberapa waktu lalu, ditemukan masih banyak warga yang bermukim wilayah Medan Utara kesulitan menikmati air bersih dan sehat, termasuk Kelurahan Titi Papan dan Kota Bangun. Tentunya ini harus menjadi perhatian serius Pemko Medan untuk menyikapinya.Khusus untuk Kelurahan Titi Papan, Landen mengaku sudah tiga kali menyurati PDAM Tirtanadi agar menyambung pipa ke wilayah itu sehingga warga dapat menikmati air bersih. Namun surat itu tak ditanggapi, akhirnya begitu bertemu dengan pihak Waha Mitra Indonesia, Landen langsung menyampaikan persoalan yang dihadapi warga tersebut."PT Waha Mitra Indonesia meresponnya dan selanjutnya membangun Fasilitas Pengelolaan Air Sehat Anugrah. Sebelum di Kelurahan Titi Papan, Waha Mitra Indonesia juga sudah membangun fasilitas pengelolaan air sehat di Kelurahan di Kelurahan Terjun. Sedangkan untuk yang ketiga, mereka rencana akan membangun di Kelurahan Tanjung Mulia. Untuk itu kita berharap camat dan lurah segera mendata wilayah mana saja yang membutuhkan fasilitas pengelolaan air sehat. Sebab, PT Waha Mandiri Mitra Indonesia telah menyatakan kesediaan untuk membantunya," jelas Landen.Sedangkan Jan Daniel selaku pimpinan Waha Mitra Indonesia mengungkapkan, NGO yang dipimpinnya ini memang konsern untuk pengadaan air bersih dan sehat. Mereka ingin mencerdaskan masyarakat melalui pemberian air sehat. Karena itu mereka siap membantu Pemko Medan dalam menyediakan fasilitas pengelolaan air bersih dan sehat."Kita siap bantu Pemko Medan seperti yang telah dilakukan di Dairi dan Kupang," jelas Daniel.Peresmian pengoperasian Fasilitas Pengelolaan Air Sehat Anugrah ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Walikota. Setelah itu dilanjutkan dengan pemotongan pita, serta meninjau ruangan fasilitas pengelolaan air sehat. Randiman bersama Landen beserta Mr Set Womble beserta rombongan dari Amerika serikat selaku Water Mission International, langsung minum air sehat dari keran air yang tersedia di lokasi pengelolaan air sehat tersebut. (BS-001)