Beritasumut.com - Bertempat di Aula Politeknik Kesehatan Padangsidimpuan, Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan IDI Tapanuli Selatan mengadakan seminar Kesehatan Reproduksi dan Bahaya Kanker Serviks dengan menghadirkan dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS, Sabtu (5/11/2015). "Kanker serviks merupakan jenis penyakit yang menjadi momok yang menakutkan untuk setiap perempuan. Survei menunjukkan perempuan yang terinveksi kanker serviks baru memeriksakan diri setelah berada di stadium tiga yang membuat penderita mengalami kerusakan organ-organ dalam tubuh," ujar dr Boyke pada seminar yang diikuti kurang lebih 250 peserta yang terdiri atas dokter, bidan, kepala puskesmas dan KTU yang berada di naungan Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan itu. Seminar yang dilaksanakan pada hari itu diharapkan akan menambah wawasan tenaga medis di Tapsel mengenai cara menangani penyakit kanker serviks, pencegahan maupun pengobannya untuk selanjutnya disosialikasikan kepada masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Tapsel dr Ismail Fahmi Ritonga MKes menjelaskan bahwa berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, sepertiganya adalah penderita kanker serviks. "Data WHO setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks dan merupakan jenis kanker yang menempaati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita di dunia dimana kanker serviks menyerang organ reproduksi kaum wanita," ujarnya. Dikatakan, kanker serviks dapat dicegah dengan pemberian vaksin kanker serviks, deteksi pap smear, menghindari hubungan seks bebas, hindari rokok, menghindari diet yang tidak seimbang dan menghindari produk kimia berbahaya. Stevi Thomas Deputy General Manager General Affairs Tambang Emas Martabe mengatakan bahwa pihaknya sangat peduli terhadap masalah kanker serviks yang banyak dialami oleh kaum wanita."Melalui kegiatan ini, Tambang Emas Martabe berupaya ikut berkontribusi dalam menekan angka kematian kaum wanita yang diakibatkan oleh kanker serviks. Informasi dan pengetahuan yang disampaikan oleh nara sumber dalam seminar kesehatan ini tentunya sangat berguna dan bermanfaat bagi para tenaga medis di Kabupaten Tapanuli Selatan untuk meningkatkan kemampuan mereka mendeteksi bahkan mencegah terjadinya kanker serviks," ujarnya. (BS-029)