Beritasumut.com - Setelah memberikan bantuan untuk korban banjir, Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Ramadhan Pohan menurunkan tim fogging untuk membasi nyamuk yang rawan berkembang biak di lokasi banjir, Rabu (21/10/2015).
Tim fogging mulai bergerak dari siang hingga sore di lima lingkungan Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Warga yang mengetahui akan dilakukan fogging di lingkungan mereka langsung mengarahkan tim ke lokasi-lokasi yang rawan berkembang biak nyamuk demam berdarah dengue (DBD).
Antusias warga cukup tinggi. Lantaran warga khawatir nyamuk DBD menyerang warga usai banjir terjadi. Dengan adanya fogging warga berharap nyamuk DBD tidak berkembang biak.
Kordinator Bidang Kesehatan Tim Pemenangan Ramadhan Pohan dan Eddie Kusuma (REDI) dr Mahendra mengatakan fogging yang dilakukan usai banjir sudah tepat sasaran.
"Fogging ini bentuk kepedulian Bang Ramadhan kepada korban banjir. Sasarannya tepat, selesai banjir akan banyak genangan air jadi rawan berkembang biak nyamuk DBD. Fogging ini efektif untuk membasimi nyamuk dan mencegah DBD," jelas Mahendra yang ikut turun saat fogging.
Menurutnya fogging akan dilakukan di lokasi lain yang rawan DBD. Dia juga menyarankan warga agar berkordinasi denga Tim Kesehatan REDI untuk menentukan lokasi fogging.
"Antusias warga sangat tinggi, terlebih warga yang jadi korban banjir. Kalau ada warga yang mau lingkungannya difogging datang saja ke posko REDI di Jalan Gajah Mada agar berkordinasi dengan tim. Nanti posko kesehatan juga akan dibuka di beberapa lokasi di Medan," pungkasnya.
Sementara, warga Kelurahan Polonia, Markiman mengatakan lingkungan mereka sudah lama tidak difogging. Dia juga berharap kegiatan kesehatan lainnya juga dilakukan Tim REDI.
"Sudah lama tidak ada fogging. Pak Ramadhan cepat tanggap dengan masalah banjir. Awalnya kami khawatir juga terserang DBD, tapi setelah difogging tidak khawatir lagi," ujar Markiman. (BS-001)