WNI Diminta Waspadai Wabah MERS Bila Berkunjung ke Korea

Redaksi - Rabu, 10 Juni 2015 15:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062015/beritasumut_WNI-Diminta-Waspadai-Wabah-MERS-Bila-Berkunjung-ke-Korea.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Sejumlah wanita menggunakan masker.

Beritasumut.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memperingatkan kepada warga negara Indonesia (WNI) untuk berhati-hati dan waspada bila hendak berkunjung ke Korea Selatan, sehubungan dengan merebaknya wabah Middle East Respiratory Syndrome (MERS) di negeri itu.

Seperti dilansir situs Setkab RI, Rabu (10/6/2015), Menlu Retno mengatakan Kemlu melalui websitenya telah mengeluarkan  travel advice. 

"Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memberi informasi lebih detail mengenai penyakit MERS," ujar Retno Marsudi di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Menurut Retno, travel advice tidak berarti melarang WNI untuk berkunjung ke Korsel. Kemlu sebatas memberi informasi.

Sejauh ini belum ada laporan WNI terjangkit MERS di luar negeri. Kemlu dan Kementerian Kesehatan juga akan menyebarluaskan informasi seputar MERS kepada para calon jamaah haji.

Kementerian Kesehatan Korea Selatan telah menyampaikan beberapa imbauan kepada masyarakat untuk mencegah penularan MERS, antara lain dengan cara menghindari keramaian, menggunakan masker di tempat umum, rajin mencuci tangan, dan segera berobat ke rumah sakit terdekat jika mengalami gejala.

Berdasarkan peraturan kesehatan internasional, WHO bisa melakukan penyelidikan di lokasi di satu negara yang menghadapi penyakit menular dan memerlukan kerja sama internasional.

Hingga Jumat (5/6/2015), penularan MERS di Korea Selatan menjadi 41. Empat kematian telah dilaporkan, sehingga angka kematian menjadi 9,8 persen.

MERS adalah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh satu jenis baru virus-korona yang serupa dengan virus yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS).

Sejauh ini belum ada vaksin atau obat untuk penyakit tersebut, dan angka kematian akibat MERS mencapai 40,7 persen.

Konsulat Jenderal RI di Guangzhou, Tiongkok mengeluarkan imbauan bagi seluruh Warga Negara Indonesia di wilayah tanggung jawabnya, untuk mewaspadai penyebaran virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS).

"Kami telah mengeluarkan imbauan kepada WNI di Provinsi Guangdong, Guangxi, Fujian dan Hainan, untuk mewaspadai penyebaran virus tersebut," kata Konjen RI Guangzhou Ratu Silvy Gayatri kepada Antara di Beijing, Rabu (10/6/2015).

Imbauan dikeluarkan menyusul pemberitahuan Komisi Kesehatan Pemerintah Guangdong, serta pihak perwakilan Kementerian Luar Negeri setempat, bahwa terdapat satu warga negara Korea Selatan (Korsel), yang terinfeksi virus MERS dan tengah menjalani perawatan intensif dengan kondisi kritis di Rumah Sakit kota Huizhou, Provinsi Guangdong. (BS-001)


Tag:
WNI

Berita Terkait

Kesehatan

Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan

Kesehatan

Jenazah WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Tiba di Pekanbaru

Kesehatan

PAN Kecam Keras Penembakan WNI di Perairan Malaysia: Langgar HAM

Kesehatan

Pemerintah Berhasil Evakuasi Empat WNI dari Gaza

Kesehatan

TNI AU Berhasil Emban Misi Kemanusiaan dengan Membawa 14 WNI dari Myanmar

Kesehatan

Kantor Atase Pertahanan Indonesia di Myanmar Evakuasi 14 WNI Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang