Beritasumut.com – Menteri Luar Negeri Libya meminta PBB untuk mengakhiri embargo senjata kepada Libya dan mendukung tentara Libya menghadapi kelompok ISIS.Mohammed al-Dairi mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB di New York, Rabu (18/2/2015), PBB memanggul tanggung jawab hukum untuk membantu dalam membangun kembali tentara Libya."Libya membutuhkan sikap tegas dari masyarakat internasional untuk membantu kami membangun kapasitas tentara nasional kita dan ini akan datang melalui pencabutan embargo senjata sehingga tentara kita dapat menerima perlengkapan dan senjata sehingga untuk menangani terorisme merajalela ini," Dairi kata dewan, seperti dilansir Aljazeera, Kamis (19/2/2015). "Jika kita gagal untuk memiliki senjata yang diberikan kepada kami, ini hanya bisa bermain ke tangan ekstremis, '' katanya.PBB memberlakukan embargo senjata terhadap Libya pada Tahun 2011 untuk melindungi warga sipil dari pemimpin lama Muammar Gaddafi dan pasukan bersenjata.Pemerintah Libya telah diizinkan untuk mengimpor senjata dan perlengkapan terkait dengan persetujuan Komite Dewan Keamanan.Banding Dairi datang setelah ISIS merilis sebuah video pada Ahad yang menunjukkan pemenggalan 21 Kristen Mesir.Mesir meluncurkan serangan udara di Libya pada Senin hari berikutnya.Dairi mengatakan Libya sedang mencari dukungan untuk memerangi terorisme dan tidak menyerukan intervensi internasional."Situasi di negara saya mengancam negara-negara tetangga di Afrika dan Eropa," tambahnya. (BS-001)