Libya Minta PBB Cabut Embargo Senjata Untuk Perangi ISIS

Redaksi - Kamis, 19 Februari 2015 21:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022015/beritasumut_Libya-Minta-PBB-Cabut-Embargo-Senjata-Untuk-Perangi-ISIS.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Menteri Luar Negeri Libya Mohammed al-Dairi. (Google)
Beritasumut.com – Menteri Luar Negeri Libya meminta PBB untuk mengakhiri embargo senjata kepada Libya dan mendukung tentara Libya menghadapi kelompok ISIS.Mohammed al-Dairi mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB di New York, Rabu (18/2/2015), PBB memanggul tanggung jawab hukum untuk membantu dalam membangun kembali tentara Libya."Libya membutuhkan sikap tegas dari masyarakat internasional untuk membantu kami membangun kapasitas tentara nasional kita dan ini akan datang melalui pencabutan embargo senjata sehingga tentara kita dapat menerima perlengkapan dan senjata sehingga untuk menangani terorisme merajalela ini," Dairi kata dewan, seperti dilansir Aljazeera, Kamis (19/2/2015). "Jika kita gagal untuk memiliki senjata yang diberikan kepada kami, ini hanya bisa bermain ke tangan ekstremis, '' katanya.PBB memberlakukan embargo senjata terhadap Libya pada Tahun 2011 untuk melindungi warga sipil dari pemimpin lama Muammar Gaddafi dan pasukan bersenjata.Pemerintah Libya telah diizinkan untuk mengimpor senjata dan perlengkapan terkait dengan persetujuan Komite Dewan Keamanan.Banding Dairi datang setelah ISIS merilis sebuah video pada Ahad yang menunjukkan pemenggalan 21 Kristen Mesir.Mesir meluncurkan serangan udara di Libya pada Senin hari berikutnya.Dairi mengatakan Libya sedang mencari dukungan untuk memerangi terorisme dan tidak menyerukan intervensi internasional."Situasi di negara saya mengancam negara-negara tetangga di Afrika dan Eropa," tambahnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Babinsa Rantau Prapat Bantu Warga Membuat Jamban

Berita

Babinsa Koramil Lima Puluh Gotong Royong Bersihkan Irigasi

Berita

Babinsa Bersihkan Rumput dalam Rangka Perawatan Padi

Berita

Babinsa Ikut Panen Padi di Kecamatan Ujung Padang

Berita

Babinsa Bandar Pulau Turun ke Sawah Bantu Petani Tanam Padi

Berita

Babinsa Rantau Prapat Pendampingan Pemberian Pupuk