Beritasumut.com - Operasi Pekat Toba 2015 yang dilakukan Polsek Delitua selama dua pekan berhasil mengamankan 2.800 petasan, 350 botol minuman keras (Miras), dan 28 orang pelaku premanisme.
Hal tersebut dikatakan Kapolsek Delitua AKP Daniel Marunduri melalui Kanitreskrim AKP Martualesi Sitepu di Mapolsek Delitua, Selasa (23/6/2015).
"Operasi yang dilakukan sesuai dengan perintah dari Kapolresta Medan AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto. Operasi ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan," ujar Kanitreskrim.
Didampingi Panit I Reskrim Polsek Delitua Ipda Arjuna Bangun, Martualesi Sitepu menambahkan, sekitar 350 botol miras tersebut terdiri atas berbagai merk seperti Mansion, Scot, Red House, Sea House, Brandy, Vodka dan Kamput.
Ratusan botol miras itu diamankan dari kafe di Jalan Flamboyan Raya, toko dan grosir di Jalan Jamin Ginting, Jalan Karya Jaya, Pantai Bokek dan Jalan Besar Delitua.
"Sementara, untuk 2.800 batang mercon ini berhasil diamankan dari seorang pedagang petasan di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Mansyur," beber Martualesi.
Martualesi juga menuturkan, sebanyak 28 orang juru parkir (Jukir) liar yang terlibat dalam aksi premanisme juga berhasil diamankan dari Jalan Zein Hamid, Titi Kuning, Jalan Flamboyan Raya, Jalan Karya Jasa, Jalan Bunga Lau (RSUP H Adam Malik) dan kawasan Simpang Selayang.
"Ke-28 jukir liar tersebut telah diberi arahan untuk dapat bekerja sama sebagai mitra kamtibmas dan dilakukan pembinaan. Setelah itu kita data dan kita pulangkan," akunya.
Polsek Delitua akan terus melakukan razia serupa untuk meminimalisir tindak kriminal guna memberikan kenyamanan bagi warga yang menjalankan ibadah puasa. (BS-036)