Beritasumut.com - Hariati Sari (35) warga Kompleks Bunga Asoka Residence, Jalan Bunga Asoka, Medan, Sumatera Utara (Sumut) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Medan, Selasa (2/6/2015).
Kedatangannya guna melaporkan suaminya berinisial AK dalam kasus penelantaran anak dan dirinya selama empat bulan.
Bukan hanya itu, ia juga melaporkan karena sang suami yang merupakan Anggota DPRD Sumut itu telah melakukan tindak kekerasan terhadap dirinya.
Hariati menceritakan, kejadian berawal pada akhir 2014 lalu. Ia bertengkar dan mendapatkan pukulan dari suaminya. Namun saat itu ia tak membuat laporan ke polisi dan tak memiliki surat visum dari rumah sakit.
"Kasusnya sebenarnya sudah lama. Terakhir pada 4 Mei 2015 lalu, saya diludahi saat salat. Setelah itu saya dilempar asbak. Kemudian adik suami saya YN juga memaki saya. Enggak hanya itu selama empat bulan anak saya tidak dinafkahi," ungkapnya.
Hariati menambahkan, suaminya juga sudah menceraikannya, lantaran ada wanita lain berisial WW.
"Suamiku sudah menceraikanku, namun aku tidak mau. Dia juga punya wanita lain dan saat ini sudah nikah siri. Istri sirinya itu yang selalu dibawa saat bertugas. Sementara saya sebagai istri sahnya tidak pernah dibawa," imbuhnya.
Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono ketika dikonfirmasi mengatakan akan mengecek laporan korban. "Saya cek dulu laporannya ya," pungkasnya. (BS-031)