Medan, (beritasumut.com)
Puluhan pengunjukrasa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan berunjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (01/11/2012).
Dalam aksinya, pendemo meminta pihak kejaksaan mengusut kasus dugaan korupsi Rp4,9 miliar pada APBD Kota Padang Sidimpuan Tahun 2006-2007 terkait pengadaan lahan pekuburan muslim dan bantuan desa/kelurahan. Diduga Sekda Kabupaten Mandailing Natal M Daud Batubara terlibat dalam kasus ini sewaktu menjabat Kabag Tata Pemerintahan Pemko Sidimpuan.
“Ketika itu kasus ini ditangani Kejati Sumut ketika dipimpin AK Basyuni, penanganannya menggebu-gebu. Daud Batubara bolak-balik dipanggil dan diperiksa begitu juga dengan saksi-saksi lainnya,†ujar Koordinator Aksi Muhammad Yusuf Lubis.
Bahkan, Daud Batubara sempat dibantar ke rumah sakit karena kondisinya tidak sehat menjelang diperiksa. Sekarang Daud Batubara sudah segar bugar dan sehat. Namun kasus dugaan korupsi yang diduga merugikan Pemko Padang Sidimpuan sampai sekarang penanganannya masih belum jelas.
Oleh karena itu Ima Tabagsel mendesak Kejati Sumut supaya menangkap Daud Batubara. Selanjutnya menuntaskan dan memberi kepastian hukum terkait kasus dugaan korupsi Sekda Madina ini.
“Sejauh ini kita masih mengumpulkan bukti-bukti. Tidak ada yang diendapkan dan terus dilidik,†ujar Yose Tarigan dan Rajagukguk dari Tindak Pidana Khusus Kejati Sumut ketika menerima pengunjukrasa. (BS-021)