Beritasumut.com-Kapolda Sumut Irjen Pol Raden Budi Winarso akan menjadikan kawasan Pelabuhan Belawan menjadi sasaran dalam mencegah praktek penyelewengan atau 'kencing' Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.Pasalnya, kejahatan itu sangat merugikan pemerintah dan berbagai kalangan terutama masyarakat yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi."Praktik BBM 'kencing' itu sekarang menjadi perhatian kita. Kita akan selidiki para mafia pelaku BBM kencing itu," tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Raden Budi Winarso melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (03/05/2016). Menurut Nainggolan, untuk menindak dan memberantas kejahatan BBM 'kencing' tersebut, pihak kepolisian tidak harus berdasarkan laporan. Kepolisian bisa langsung bertindak dengan melakukan tangkap tangan para pelakunya.Selain pelaku penyelewengan BBM secara langsung, kepolisian juga akan menindak para pembelinya atau penadah yang biasanya kerap menyediakan gudang penampungan. Kepolisian akan menindak seluruh mafia BBM di kawasan Pelabuhan Belawan. "Kejahatan itu tindak pidana murni, jadi pelakunya bisa langsung ditangkap tanpa adanya laporan," terang Nainggolan.Seperti diketahui,di kawasan Pelabuhan Belawan banyak terdapat gudang-gudang yang dijadikan sebagai usaha atau lokasi penampungan BBM kencing. Praktik penyelewengan BBM itu bisa berlangsung aman disebut-sebut karena dibekingi oknum aparat. Mereka kerap memaksa supir truk tanki agar menurunkan/kencing muatannya di gudang yang sudah ditentukan. (BS01)