Beritasumut.com-Kediaman Alm Julfan, Kru Salam TV yang berada di Jalan Letda Sujono, Gang Amal, Kamis (28/04/2016) masih didatangi warga.Julfan meninggal dunia setelah menjadi korban perampokan di tengah laut Belawan, Rabu (27/04/2016) malam.Almarhum Julfan dimakamkan di Paya Geli. "Almarhum dikebumikan di Paya Geli.Peristiwa kematian Julfan sekarang sudah ditangani Pol Air. Tapi sampai sekarang perkembangan dari Pol Air pihak keluarga belum dapat informasinya. Kami berharap agar Pol Air bisa segera menyelesaikan kasus kematian keluarga kami Julfan," ungkap salah seorang keluarga saat ditemui di rumahnya.Sebelumnya, Julfan bersama dengan rombongan sedang melakukan syuting di Muara, Kecamatan Belawan, Kota Medan.Saat dalam perjalanan mereka dirampok oleh dua orang pria."Keseluruhan ada empat orang kru, yakni Julfan dan Fadlan yang merupakan kameraman, Safaruddin produser dan narasumber Ustad Abu Umail. Mereka menumpang boat yang dikemudikan Andi. Yang meninggal Julfan," ujar HRD Salam TV Sadam Husein. Diceritakannya, dalam perjalanan sekitar pukul 11.20 WIB, kapal yang ditumpangi kru Salam TV didekati oleh sebuah perahu kayu dengan 2 orang ABK (anak buah kapal) yang berpura-pura meminta minum. Fadlan yang tak curiga memberikan 2 botol air minuman. Tiba-tiba para pelaku menarik dan mengambil tas yang dibawa Fadlan. Tas itu berisi 2 camera jenis Canon 5D Mark3 dan aksesorisnya. Tak terima tasnya diambil, Fadlan melompat untuk mengambil tas disusul Andi dan Julfan. Sempat terjadi tarik-menarik tas antara Fadlan dengan perampok, sehingga tangan Fadlan dibacok menggunakan golok. Tas pun berhasil dibawa kabur perampok. Sementara Julfan jatuh ke laut karena tidak bisa berenang Julfan meninggal dunia.Saat kejadian, kebetulan ada perahu nelayan yang melintas di sekitar lokasi, dan selanjutnya membawa kapal dan kru Salam TV ke Dermaga KPLP dan membantu membawa korban ke Rumah Sakit TNI AL.(BS04)