Beritasumut.com-Berharap mendapatkan untung, puluhan pedagang yang berjualan di acara Pekan Olah Raga dan Seni IGRA ke-V yang dilaksanakan di Gedung Cadika Lubuk Pakam, Senin (25/4/2016), malah oleh panitia acara dilakukan pungutan liar (pungli).Pungli itu dikeluhkan oleh seluruh pedagang karena terlalu besar hingga Rp 150.000 dan tidak setimpal dengan dagangan yang dijajakan oleh para pedagang. Mereka diancam jika tidak diberi uang tidak boleh berjualan di area tersebut."Ada kwitansinya bang, saya hanya jualan siput mainan yang harganya Rp 2.000. Ada saya bayar sama panitia, kalau nggak dibayar gak boleh jualan, kalau sudah begini bagaimana saya mencari untuk makan sehari-hari," keluh Rafea (48) sambil memperlihatkan kwintansinya.Akibat adanya pungutan ini, sempat terjadi kericuhan antara keluarga pedagang dengan pihak panitia yang diketahui bernama AS Harahap. "Apa maksudnya kalian kutip ini. Ini pedagang kecil cari untung sikit saja susah, ini kalian kutip mahal kali," sorak dia.(BS05)