Beritasumut.com-Aksi kejahatan dengan modus dicekoki miras berhasil dibongkar oleh Polsekta Medan Kota.Korbannya adalah Juni Walter Hutasoit (31) warga Jalan Pabrik Tenun Medan Petisah. Tersangkanya Seprianto Ricardo Siahaan (30) warga Jalan Pabrik Tenun, Medan Petisah tak lain adalah tetangga korban.Dari informasi yang didapat dari Polsekta Medan Kota menyebutkan, kejadian terjadi pada Jumat (04/03/2016) lalu, di Jalan Wajir persis di depan diskotik New Zone. Korban membuat laporan pengaduan ke kantor polisi karena mobil Avanza putih bernopol BK 1815 ZL hilang. Dari keterangan korban, dia diajak oleh Ricardo main ke Diskotik New Zone.Korban tertidur lantaran sudah banyak menenggak miras. Saat terbangun ia tak melihat Ricardo lagi. Lalu korban menuju ke pelataran parkir dan ternyata mobilnya sudah tidak ada lagi.Selanjutnya, korban menghubungi Ricardo agar datang ke Polsekta Medan Kota. Saat diinterogasi, Ricardo akhirnya mengakui keterlibatannya dalam pencurian mobil milik tetangganya itu."Jadi Ricardo menelpon korban untuk bertemu di Hotel Candi tepatnya di Jalan Darusalam untuk merental mobilnya. Lalu Ricardo mengajak korban masuk ke diskotik dan mobil diparkirkan di areal diskotik. Kemudian Ricardo memberikan miras dan obat hingga korban tertidur. Korban terbangun dan melihat mobilnya sudah enggak ada lagi," terang AKP Martualesi, Minggu (24/04/2016).Saat terbangun, kata Martualesi korban bertanya kepada Ricardo di mana mobilnya berada dan Ricardo menjawabnya bahwa mobil korban ada di parkiran diskotik. "Enggak lama Ricardo datang ke diskotik itu dan menyarankan agar membuat laporan ke kantor polisi. Nah inilah modus tersangka. Namun Ricardo akhirnya mengakui keterlibatannya dan merencanakan aksi pencurian mobil tetangganya ini," ujarnya."Sebelumnya, Ricardo juga pernah menyewa mobil korban. Nah disitulah Ricardo menduplikatkan kunci mobil. Kunci duplikat diberikannya kepada rekannya Agus. Saat di diskotik, barulah tersangka Agus beraksi mencuri mobil korban. Kemudian kasus kita kembangkan dan menangkap tersangka Agus," jelas Martualesi menambahkan.(BS01)