Beritasumut.com-Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di rumah Fajar Deli Asmara yang merupakan asisten dokter Puskesmas di Komplek Perumahan Puskesmas Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar.Pelakunya adalah ESW (34) warga Jalan Tambun Timur, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, serta tiga rekannya F, AR dan A.Belum juga menikmati hasil curiannya, ESW terlebih dulu menghembuskan nafasnya di Rumah Sakit (RS) Djasamen Saragih Pematangsiantar, setelah sebelumnya terlibat adu fisik dengan korbannya.Sedangkan F, AR dan A berhasil kabur dan kini sedang diburu polisi.Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, kejadian bermula ketika terduga pelaku bersama ke tiga rekannya berusaha melakukan pencurian di rumah korban Fajar Deli Asmara. Namun naas bagi pelaku, saat rekannya melarikan diri pelaku terlibat perkelahian dengan korban.Akibatnya, sambung Helfi, pelaku mengalami luka pada bagian wajah, kepala dan tak sadarkan diri. Sedangkan korban mengalami luka pada bagian mulut."Istri korban yang juga terlibat perkelahian itu mengalami luka pada salah satu jarinya hingga hampir putus," terangnya kepada wartawan, Minggu (24/04/2016).Usai terlibat kontak fisik, korban langsung menghubungi petugas kepolisian terdekat. Petugas yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan olah TKP dan membawa terduga pelaku bersama korban ke RS untuk mendapatkan perawatan medis."Setelah beberapa jam mendapat perawatan di ruang ICU RS Djasamen Saragih terduga pelaku meninggal dunia akibat pendarahan pada bagian kepala pelaku," sebutnya.Atas kejadian itu, petugas menyerahkan jenazah pelaku kepada pihak keluarga. Pihak keluarga menerima jenazah pelaku dengan ikhlas tanpa dilakukan autopsi terlebih dahulu. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah."Kini petugas sedang mengembangkan kasus ini dan melakukan pencarian terhadap tiga rekan pelaku yang melarikan diri," tukasnya.(BS01)