Beritasumut.com-Setelah membongkar sindikat pemalsuan Surat Ijin Mengemudi (SIM), penyidik Polresta Medan saat ini memburu otak pelaku SIM bodong berikut lokasi pencetakan SIM ini."Kita masih fokus mencari otak pelaku kasus pemalsuan SIM ini," ujar Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono, kepada wartawan, Sabtu (23/04/2016).Dalam kasus ini, dua orang tersangka yang terlibat pemalsuan SIM ini yakni Agam dan Heru masih diburu polisi. Keduanya berperan dalam proses pencetakan SIM. Nah, yang jadi pertanyaan, di mana sindikat ini mencetak SIM-nya.Sementara itu, Kasatlantas Polresta Medan Kompol T Rizal Moelana, mengatakan, SIM palsu itu tidak dicetak di Sat Lantas Polresta Medan. Karena, katanya, saat SIM palsu itu registrasinya tidak connect dengan jaringan online pihaknya di Korlantas Mabes Polri."Setelah mendapat laporan ini, kita langsung melakukan pengecekan. SIM palsu itu kemudian kita cek nomor registrasinya dan tidak ada yang cocok," jelas Rizal, seraya menyebutkan SIM palsu itu ditandatangani Kasat Lantas yang lama.Sebelumnya, Polresta Medan mengungkap sindikat pemalsuan Surat Ijin Mengemudi (SIM) jaringan Medan-Aceh. Dari pengungkapan ini empat orang diamankan polisi. Keempat orang yang diamankan itu yakni pengusaha kursus mengemudi, Budi Pranoto, Mustafa Fadli, Sugiarti als Ugi, dan seorang PNS yang bertugas di Satlantas Polresta Medan Nur Aminullah.(BS04)